YouTube dan TikTok Paling Banyak Kumpulkan Data Pengguna
Senin, 14 Februari 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
”Konsumen saat ini tidak dapat melihat data apa yang didapat jaringan pihak ketiga, atau bagaimana data mereka akan digunakan,” tulis URL Genius. URL Genius menggunakan fitur App Activity Recording yang tersedia di sistem operasi iOS untuk mendapatkan temuan ini.
Dengan fitur App Activity Recording, seseorang dapat menentukan berapa banyak domain berbeda yang memantau aktivitas pengguna di YouTube, TikTok, Twitter, Telegram, LinkedIn, Instagram, Facebook, aplikasi Snapchat, Messenger, dan WhatsApp dalam satu sesi.
YouTube dan TikTok masing-masing membuat 14 koneksi jaringan, yang mana ini lebih besar dibanding aplikasi-aplikasi lainnya yang rata-rata hanya 6 koneksi jaringan. Dimungkinkan juga untuk menetapkan bahwa 10 pelacak YouTube termasuk dalam layanan tersebut.
Ini berarti platform memantau aktivitas pengguna dan pada saat yang sama empat pelacak mengirimkan data ke pihak ketiga.
Dalam kasus TikTok, 13 dari 14 pelacak berbagi data dengan pihak ketiga dan pelacakan tidak berhenti bahkan jika pengguna tidak memberi izin dalam pengaturan aplikasi.
Dengan fitur App Activity Recording, seseorang dapat menentukan berapa banyak domain berbeda yang memantau aktivitas pengguna di YouTube, TikTok, Twitter, Telegram, LinkedIn, Instagram, Facebook, aplikasi Snapchat, Messenger, dan WhatsApp dalam satu sesi.
YouTube dan TikTok masing-masing membuat 14 koneksi jaringan, yang mana ini lebih besar dibanding aplikasi-aplikasi lainnya yang rata-rata hanya 6 koneksi jaringan. Dimungkinkan juga untuk menetapkan bahwa 10 pelacak YouTube termasuk dalam layanan tersebut.
Ini berarti platform memantau aktivitas pengguna dan pada saat yang sama empat pelacak mengirimkan data ke pihak ketiga.
Dalam kasus TikTok, 13 dari 14 pelacak berbagi data dengan pihak ketiga dan pelacakan tidak berhenti bahkan jika pengguna tidak memberi izin dalam pengaturan aplikasi.
(dan)
Lihat Juga :