Burung Terbesar di Dunia yang Masih Hidup hingga Sekarang No 2 Berasal dari Indonesia

Kamis, 10 Februari 2022 - 05:03 WIB
loading...
Burung Terbesar di Dunia...
Burung Terbesar di Dunia yang masih hidup hingga sekarang. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Burung terbesar di dunia tercatat masih hidup hingga saat ini, bukan hanya satu jenis namun ada beberapa burung berukuran besar yang hingga kini masih terus berkembang biak.

BACA JUGA - Swedia Latih Burung Gagak untuk Memungut Sampah

Tak seperti ukuran burung yang ada di Indonesia, di luar sana terdapat berbagai jenis burung besar bahkan raksasa karena ukurannya yang mampu melebihi ukuran manusia. Burung-burung terbesar ini memiliki tinggi yang luar biasa bahkan berat hingga sepuluh kilogram lebih.

Berikut ini SINDOnews telah merangkum 5 jenis burung terbesar di muka bumi. Simak selengkapnya!

1. Burung unta

Burung unta atau yang dikenal dengan nama ostrich merupakan burung terbesar di dunia. Burung ini tinggal di savanah di Afrika. Ia memiliki berat 156 kg dan tinggi sekitar 2 meter lebih.

Sebagai burung terberat dan tertinggi di dunia, burung unta tidak bisa terbang. Namun mereka dapat berlari sangat cepat. Faktanya burung unta dapat berlari hingga 70 km/jam, menjadikan mereka sebagai hewan berkaki dua tercepat.

Kaki burung unta bukan hanya membantu mereka berlari, ini juga dapat dijadikan sebagai senjata tendangan yang mematikan dan ditakuti oleh para predator.

2. Kasuari

Burung besar berikutnya ialah burung kasuari, khususnya burung kasuari selatan (Casuarius casuarius). Hewan raksasa ini bersal dari sebelah setalan Papua Nugini hingga ke Australia.

Burung kasuari memiliki berat sekitar 76 kg dan tinggi sekitar 1,7 meter. Burung ini dikenal sebagai salah satu burung paling berbahaya di dunia. Kakinya yang kuat dilengkapi kuku yang besar dan tajam sering digunakan untuk menyerang siapapun yang dianggap menganggu.

3. Emu

Emu merupakan burung terbesar di dunia yang berasal dari Australia. Dibandingkan dengan burung unta, emu memang lebih kecil, beratnya hanya sekitar 55 kg, dan tingginya 1,5 meter. Ukuran burung emu betina lebih besar, yaitu sekitar 1,9 meter.

Burung emu tidak dapat terbang, namun seperti burung unta, keduanya mampu berlari cepat. Burung emu mampu berlari sekitar 48 kilometer per jam menggunakan kaki besar dengan tiga jari yang kuat dan sayap kecil yang membantu mereka berlari lebih stabil.

4. Pinguin kaisar

Siapa yang tidak menyukai burung lucu yang tidak dapat terbang ini? Pinguin dikenal sebagai burung besar yang menggemaskan. Mereka hidup di Antartika, dan mampu bertahan di suhu yang sangat dingin tersebut.

Pinguin kaisar (Aptenodytes forsteri), dikenal sebagai salah satu burung terbesar dengan bobot 40 kg, dan tinggi mencapai 1,1 meter.

Meskipun tidak dapat terbang, pinguin merupakan burung penyelam yang handal. Mereka dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari 550 meter dan mampu bertahan di dalam air hingga 20 menit lamanya.

Ada salah satu kebiasaan unik yang dimiliki oleh pinguin. Di dalam masa kawin, pinguin jantan dapat kehilangan berat hingga 15 kg karena mereka tidak makan apapun selama menjaga telur-telur Pinguin dari suhu dingin yang ekstrim.

5. Rhea besar

Rhea besar atau greater rheas (Rhea americana) merupakan burung berkaki dua terbesar yang berasal dari Amerika, khususnya di Argentina, Bolivia, Brazil, Paraguay, dan Uruguay.

Seperti burung-burung besar berkaki dua yang tidak dapat terbang lainnya, rhea memiliki kemampuan berlari cepat. Rhea mampu berlari hingga 35 km/jam menggunakan kaki mereka yang kuat.

Burung rhea melindungi diri dari predator dengan berkumpul dalam sebuah kelompok hingga 100 ekor burung.

Burung terbesar di dunia t ersebut terdeteksi telah terancam punah karena perubahan iklim dan menyempitnya habitat asli mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Dinosaurus yang Pernah...
Dinosaurus yang Pernah Kuasai Asia Tenggara Ditemukan, Begini Wujudnya
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Fosil Lubang Anus Tertua...
Fosil Lubang Anus Tertua Ditemukan pada Reptil Berusia 290 Juta Tahun
Mengapa Manusia Purba...
Mengapa Manusia Purba Neanderthal Suka Mengumpulkan Tengkorak Bertanduk?
Dinosaurus Berduri Aneh...
Dinosaurus Berduri Aneh dengan Kulit yang Berbeda dari Hewan Mana Pun Ditemukan
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Rekomendasi
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved