WhatsApp Mulai Menguji 1 Akun Bisa Diakses 4 Perangkat Sekaligus

Jum'at, 12 Juni 2020 - 23:05 WIB
loading...
WhatsApp Mulai Menguji...
Menurut rumor, akun WhatsApp dapat digunakan dari empat perangkat secara bersamaan. Foto/Ist
A A A
MENLO PARK - Tim aplikasi perpesanan populer , WhatsApp , mulai menguji fitur yang telah diminta pengguna selama bertahun-tahun lamanya sejak aplikasi perpesanan instan itu melayani banyak pengguna. (Saksikan video: Viral Mojang Bandung Hilang, Polisi Temukan Sang Gadis di Rumah Kontrakan Kawasan Garut )

Ya, kita berbicara tentang akses simultan ke akun dari beberapa perangkat secara bersamaan (akses multi-perangkat WhatsApp). Misalnya, aplikasi dapat digunakan dari smartphone dan tablet.

Laman Giz China melaporkan, perubahan tersebut dilaporkan oleh WABetaInfo. Menurut sumbernya, akun WhatsApp dapat digunakan dari empat perangkat secara bersamaan.
WhatsApp Mulai Menguji 1 Akun Bisa Diakses 4 Perangkat Sekaligus

Saat ini, fungsi tersebut sedang dalam pengembangan dan akan segera muncul dalam versi beta. Namun kita belum tahu tanggal pasti peluncurannya.

Pengguna WhatsApp telah memimpikan penampilan dukungan sebenarnya untuk bekerja dengan banyak perangkat sejak peluncuran messenger pada 2009. Sinkronisasi antara perangkat dengan operasi simultan WhatsApp sama sekali tidak disediakan.

WhatsApp saat ini hanya memungkinkan Anda untuk terhubung ke akun Anda dari satu perangkat. Bahkan versi desktop WhatsApp hanya dapat bekerja bersamaan dengan aplikasi yang berjalan di smartphone, cukup "mirroring" itu.

Tim WhatsApp juga menguji beberapa fungsi berguna lainnya. Antara lain, melakukan pencarian berdasarkan tanggal dan alat baru untuk menggunakan memori. Ada pula fitur mengurutkan foto dalam obrolan berdasarkan kebaruan atau ukuran, dan menghapus pesan yang disimpan kecuali yang ditandai. Dan seterusnya.

WhatsApp telah berulang kali dikritik oleh para pakar keamanan karena sikapnya terhadap data pengguna dan kurangnya enkripsi dalam percakapan. Baru-baru ini, penelitian yang dilakukan oleh peneliti cybersecurity Athul Jayaram, mengungkapkan kerentanan baru dalam fungsi menciptakan obrolan menggunakan undangan kode QR.

Ternyata, karena menggunakan fungsi ini, nomor kontak bocor. Dan dalam beberapa kasus, bahkan teks pesan muncul. URL yang dikemas dalam kode QR yang dapat didistribusikan kembali secara otomatis diindeks oleh mesin pencari dan muncul dalam hasil pencarian.

Peneliti mampu mendeteksi lebih dari 300.000 nomor ponsel pengguna dalam hasil pencarian. Dan jumlah ini pasti akan bertambah. Ini karena WhatsApp mengetahui apa yang terjadi dan tidak menganggap ini sebagai kebocoran data.

Menurut Athul Jayaram, cara terbaik untuk menghindari kebocoran adalah dengan menghapus akun WhatsApp dan memilih solusi yang lebih aman.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Aksi Cepat Guru di Limapuluh...
Aksi Cepat Guru di Limapuluh Kota: TKA Digelar di Bukit demi Sinyal Internet
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Rekomendasi
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Berita Terkini
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved