Mark Zuckerberg Terancam Penjara Jika Facebook Tidak Patuhi Aturan Baru

Minggu, 06 Februari 2022 - 12:18 WIB
loading...
Mark Zuckerberg Terancam...
Mark Zuckerberg saat memenuhi panggilan senat Amerika Serikat karena dugaan pelanggaran Facebook atas psikis anak-anak muda Amerika. Foto/IST
A A A
INGGRIS - Pendiri Meta, Mark Zuckerberg terancam penjara jika salah satu produk buatannya, Facebook tidak patuhi Undang-undang Keamanan Online baru. Hal itu diungkap Nadine Dorries, Sekretaris Negara untuk Digital, Budaya dan Media Inggris baru-baru ini.

Dikutip Sky News, Nadine Dorries mengatakan saat ini Inggris telah menerapakn Undang-undang Keamanan Online baru. Undang-undang baru itu mewajibkan seluruh produk digital yang ada di dunia maya mampu mencegah penyebaran konten ilegal.

Undang-undang itu juga mengikat Facebook yang memang diyakini jadi tempat terbesar penyebaran konten-konten ilegal. Dalam peraturan itu konten ilegal yang dimaksud adalah pornografi, ujaran kebencian, penipuan, penjualan obat-obatan terlarang dan senjata, promosi atau memfasilitasi bunuh diri, penyelundupan manusia dan eksploitasi seksual.

Baca juga : Cairan Berbahaya Sianida Diyakini Bisa Bantu Manusia Menemukan Keberadaan Alien

Mark Zuckerberg Terancam Penjara Jika Facebook Tidak Patuhi Aturan Baru


Nadine Dorries mengatakan, di bawah aturan baru, eksekutif senior platform online tanpa terkecuali bisa berakhir di penjara jika mereka tidak bertindak. Termasuk Mark Zuckerberg yang saat ini merupakan pendiri dan orang nomor satu di Facebook.

"Saya berharap dia mengetahui undang-undang ini. Aturan ini dibuat untuk mereka pahami dan segera melakukan yang perlu dilakukan," jelas Nadine Dorries.

Ketika ditanya sekali lagi oeh Sky News apakah Mark Zuckerberg bisa ditahan karena pelanggaran itu, Nadine Dorries menjawab yakin. "Ya dia bisa ditahan," jelasnya.

Baca juga : Film Moonfall Kuatkan Teori Konspirasi dan Eksistensi Bulan

Sementara Andy Burrows, Ketua Kebijakan Keamanan Online National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC) mengatakan hal yang sebaliknya. Menurut dia para eksekutif sosial media dan aplikasi seperti Mark Zuckerberg tidak akan bisa ditahan karena membiarkan adanya penyebaran konten ilegal di platform aplikasi atau sosial media milik mereka.

"Mereka hanya bisa dituntut karena gagal memberikan informasi keberadaan konten ilegal itu kepada regulator atau pemerintah," jelasnya.

Kritikan terhadap Facebook sebagai tempat penyebaran konten ilegal memang terus bermunculan saat ini. Selain dianggap sumber masalah dari peredaran konten-konten terlarang, Facebook juga diyakini lepas tangan dari potensi gangguan psikologis yang dialami anak-anak muda karena mengakses Facebook.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Eks Wamenaker Noel Resmi...
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Berita Terkini
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Infografis
NATO Butuh 35-50 Brigade...
NATO Butuh 35-50 Brigade Baru Jika Ingin Menang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved