Esri Indonesia Bermitra dengan Ata Marie Gunakan Teknologi GIS
Selasa, 01 Februari 2022 - 11:46 WIB
loading...
Sistem Informasi Geografis (SIG) milik Esri digunakan untuk mendigitalisasi industri kehutanan dan agribisnis. Foto: dok Esri
A
A
A
JAKARTA - Penyedia solusi geospasial Esri Indonesia bermitra dengan perusahaan konsultan kehutanan dan agribisnis Ata Marie. Tujuannya, untuk mempercepat transformasi digital dan performa bisnis lewat teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG), Big Data Analytics dan Kecerdasan Buatan.
Esri Indonesia dan Ata Marie akan fokus untuk mendukung industri perkebunan dan pertanian serta memodernisasi bisnis.
Melalui kerja sama ini, para konsumen Ata Marie akan memiliki akses ke seluruh portofolio penawaran dan layanan SIG Esri Indonesia.
Penggunaan teknologi SIG juga akan memberi nilai tambah bagi bisnis Ata Marie melalui solusi manajemen ketersediaan data.
Country Manager Esri Indonesia Christanto Yanuar mengatakan, industri 4.0 telah jadi tahap industri baru di mana inovasi teknologi digital seperti Perangkat Pintar (IoT), AI dan Big Data bermunculan.
BACA JUGA: Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
”Di era digital efektivitas pemanfaatan data sangat bergantung pada kemampuan mengelola, menganalisis, dan menggunakan data secara tepat,” tutur Christanto.
Esri Indonesia dan Ata Marie akan fokus untuk mendukung industri perkebunan dan pertanian serta memodernisasi bisnis.
Melalui kerja sama ini, para konsumen Ata Marie akan memiliki akses ke seluruh portofolio penawaran dan layanan SIG Esri Indonesia.
Penggunaan teknologi SIG juga akan memberi nilai tambah bagi bisnis Ata Marie melalui solusi manajemen ketersediaan data.
Country Manager Esri Indonesia Christanto Yanuar mengatakan, industri 4.0 telah jadi tahap industri baru di mana inovasi teknologi digital seperti Perangkat Pintar (IoT), AI dan Big Data bermunculan.
BACA JUGA: Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
”Di era digital efektivitas pemanfaatan data sangat bergantung pada kemampuan mengelola, menganalisis, dan menggunakan data secara tepat,” tutur Christanto.
Lihat Juga :