Ilmuwan Ungkap Kiamat Lingkungan Tidak Bisa Dihentikan dengan Cara Ini

Kamis, 27 Januari 2022 - 23:02 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Kiamat...
Penelitian terbaru menyebutkan, inovasi untuk membuat atap hijau dengan tanaman yang digadang-gadang sebagai cara untuk mencegah dunia kiamat lingkungan tidak akan berhasil. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menyebutkan, inovasi untuk membuat atap hijau dengan tanaman yang digadang-gadang sebagai cara untuk mencegah dunia kiamat tidak cukup untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem.

Namun, tim ilmuwan yang dipimpin oleh peneliti Universitas Cardiff telah menunjukkan bahwa sebagian besar kota di seluruh dunia tidak akan mampu mengurangi kejadian gelombang panas dan banjir pada saat yang sama melalui metode tersebut.

BACA: Astronom Ini Ingatkan Potensi Perubahan Alam yang Bisa Picu Kiamat

Penulis utama studi, Dr Mark Cuthbert, dari Sekolah Ilmu Bumi dan Lingkungan Universitas Cardiff, mengatakan, penelitian kami menemukan bahwa kemampuan penghijauan kota untuk mengurangi banjir lokal dan panas berlebih tidak otomatis berhasil dilakukan di beberapa daerah.

"Daerah perkotaan masing-masing memiliki iklim unik yang menimbulkan risiko signifikan. Terlebih lagi karena perubahan iklim meningkatkan kemungkinan dan tingkat keparahan peristiwa cuaca ekstrem," katanya dikutip dari Express, Kamis (27/1/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved