Deepfake Bikin Oknum Pembuat Video Porno Leluasa Gunakan Wajah Artis

Sabtu, 22 Januari 2022 - 06:30 WIB
loading...
Deepfake Bikin Oknum...
Aktris Scarlett Johansson merupakan salah satu selebritas yang paling sering jadi korban teknologi Deepfake di film porno. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Teknologi Deepfake memudahkan oknum pembuat video porno leluasa menggunakan wajah artis seperti yang dialami selebritas Nagita Slavina. Diketahui awal pekan ini nama istri aktor Raffi Ahmad itu jadi pusat perhatian karena adanya video syur 61 detik.

Pemeran video singkat itu disebut-sebut mirip dengan Nagita Slavina. Kenyataannya sama sekali bukan karena pemeran yang asli ada seorang gadis bernama Miss Key. Pihak kepolisian mengatakan oknum pembuat video porno itu sengaja mengedit wajah Miss Key dengan paras Nagita Slavina.

Hal itu memang sangat mungkin mengingat saat ini teknologi sudah sangat maju. Hadirnya teknologi Deepfake bahkan sangat memudahkan itu dilakukan.

Film Red Notice yang diperani Gal Gadot, Dwayne Johnson dan Ryan Renolds bahkan terdapat satu adegan dimana teknologi Deepfake begitu mudah mengedit wajah asli seseorang dengan wajah lain yang diinginkan. Caranya bahkan sangat mudah dengan hanya menggunakan aplikasi khusus yang banyak beredar saat ini.

Saking mudahnya tidak heran jika banyak oknum yang menyalahgunakan teknologi. Nyatanya bukan Nagita Slavina saja yang wajahnya pernah digunakan secara sengaja untuk film porno.

Baca juga : Jerman Hujat Crazy Rich Ceko yang Ngebut 414 Kilometer per Jam

Deepfake Bikin Oknum Pembuat Video Porno Leluasa Gunakan Wajah Artis


Aktris Hollywood Scarlett Johansson bahkan sudah geregetan dengan oknum pembuat video porno dengan teknologi Deepfake. Pasalnya mukanya sudah banyak dipakai di berbagai film erotis yang ada saat ini. "Sulit untuk mencegah orang yang tidak bertanggung jawab mengambil wajah saya dan menaruhnya di video itu," keluh pemeran film Black Widow itu.

Sementara Roy Azoulay, pendiri dan CEO Serelay, situs validasi data dan foto mengatakan bahwa teknologi rekayasa gambar seperti Deepfake memang seperti pedang bermata dua. Teknologi itu bisa membantu banyak orang untuk merasakan kembali sensasi kehadiran orang-orang yang spesial dalam hidup mereka. Terutama orang-orang yang telah meninggal dunia. Aplikasi itu seperti MyHeritage dan lain-lain.

Namun di tangan orang yang tidak bertanggungjawab teknologi itu justru dibuat untuk hal-hal yang melanggar hukum seperti rekayasa video porno. Tidak heran jika menurut Roy Azoulay, Deepfake banyak menyerang selebriti dunia. Berbekal Deepfake mengganti wajah pemeran film dewasa dengan wajah selebriti yang dikenal masyarakat dunia.

"Tinggal tunggu waktu trennya berubah dimana objeknya menyerang orang-orang awam," jelasnya.

Baca juga : Volkswagen Baby Tiguan Siap Jadi Kejutan Buat Indonesia

Deepfake Bikin Oknum Pembuat Video Porno Leluasa Gunakan Wajah Artis


Melansir dari The Guardian, Deepfake adalah sebutan populer untuk penerapan teknologi yang memetakan wajah seseorang ke cuplikan orang lain.

Deepfake sendiri termasuk salah satu bentuk kecerdasan buatan yang memiliki algoritma deep learning atau pembelajaran mendalam. Metode untuk membuat Deepfake yang umum adalah penggunaan jaringan deep neural yang melibatkan auto encoder untuk teknik pertukaran wajah.

Auto encoder adalah program deep learning AI yang bertugas mempelajari klip video untuk memahami seperti apa orang itu dari berbagai sudut dan kondisi lingkungan. Dalam pembuatan Deepfake video yang diperlukan hanyalah kumpulan video atau gambar target dan video yang ingin dijadikan dasar Deepfake.

Agar Deepfake makin terlihat nyata, AI lainnya seperti Generative Adversarial Networks (GAN) ditambahkan. Hal itulah yang akhirnya terjadi pada Nagita Slavina. Wajahnya tiba-tiba nempel di video yang justru diperani oleh Miss Kay.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Kaspersky 2026:...
Prediksi Kaspersky 2026: Batas Antara Konten Asli dan Palsu Kian Mustahil Dibedakan
Cara Menghindari Kejahatan...
Cara Menghindari Kejahatan Penipuan Deepfake dan Voice Clone
Bisa Meniru Orang Terdekat,...
Bisa Meniru Orang Terdekat, Waspada! Teknologi Ini Siap Kuras Isi Rekening Anda
Video Sri Mulyani Tegaskan...
Video Sri Mulyani Tegaskan Jebakan Deepfake Semakin Sempurna, Pakar Ungkap Cara Mengenalinya
Video Sri Mulyani Sebut...
Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Jadi Contoh Dampak Mengerikan Teknologi Deepfake
Meresahkan, Aplikasi...
Meresahkan, Aplikasi AI untuk Menelanjangi Wanita Semakin Marak
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Nagita Slavina Nonton...
Nagita Slavina Nonton Konser BLACKPINK di Jepang, Kece Pakai Jaket Kembar Jennie
Raffi Ahmad Bawa Rojo...
Raffi Ahmad Bawa Rojo Sambel Go International, Buka Gerai Pertama di Australia
Rekomendasi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved