Jawaban Kenapa Buaya Tidak Punah bersama Dinosaurus Terungkap

Minggu, 16 Januari 2022 - 10:01 WIB
loading...
Jawaban Kenapa Buaya...
Ilmuwan ungkap kenapa buaya tidak punah bersama dinosaurus. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Sekitar 66 juta tahun yang lalu, dinosaurus menguasai Bumi, namun setelah asteroid besar menabrak bumi mereka punah. Namun hanya buaya yang hingga kini masih bertahan hidup.

Seperti dilansir dari Coversation, para ilmuwan berpikir tiga perempat dari semua jenis (spesies) hewan yang sempat tinggal di Bumi telah musnah, termasuk sebagian besar dinosaurus.

BACA JUGA - Asteroid yang Pernah Musnahkan Dinosaurus Melesat ke Bumi 19 Januari Ini

Tetapi beberapa berhasil bertahan karena berbagai alasan. Satu kelompok dinosaurus berhasil lolos, karena terbantu oleh kemampuan mereka untuk terbang dan mencari makanan di tempat yang jauh.

Bulu pun melindungi mereka dari dingin, dan paruh mereka membuat mereka sanggup memakan biji terkubur yang ditemukan di dekat tanaman mati.

Hebatnya, para penyintas dinosaurus ini masih bersama kita sampai sekarang. Kita menyebutnya burung!

Buaya adalah kelompok lain yang dikenal berhasil selamat dari asteroid.

Mereka jelas tidak bisa terbang, tidak berbulu, dan tidak memakan biji-bijian! Tapi mereka punya trik lain untuk sukses.

Pertama, tubuh buaya hanya membutuhkan sangat sedikit energi. Mereka sering berbaring, bernapas perlahan, dan bahkan memiliki detak jantung yang sangat lambat.

Beginilah cara mereka bisa menahan napas di bawah air selama lebih dari satu jam.

Akhirnya mereka bisa hidup tanpa makanan selama berbulan-bulan, dan terkadang lebih dari satu tahun. Kemampuan ini akan sangat membantu kala makanan sulit ditemukan setelah asteroid menghantam.

Di sisi lain, dinosuarus sangatlah aktif. Mereka membutuhkan energi yang sangat banyak. Apalagi para karnivora seperti Velociraptor. Tanpa makanan, mereka akan mudah mati.

Dinosaurus seperti Velociraptor akan berjuang untuk bertahan hidup tanpa banyak makanan setelah asteroid menghantam. Ya, jika mereka berhasil bertahan dari asteroid itu sendiri. Shutterstock

Buaya juga tinggal di tempat yang, jika kehilangan tanaman hijau, maka tidak akan membuat perbedaan besar.

Coba bayangkan di sebuah hutan atau padang rumput (yang dihuni banyak dinosaurus): jika tanaman di sana mati, maka semua hewan yang membutuhkannya juga mati, termasuk pemakan daging yang tidak memiliki makanan.

Tetapi buaya yang selamat kebanyakan tinggal di tempat-tempat seperti sungai, danau, dan pantai. Hewan-hewan yang tinggal di tempat-tempat ini tidak terlalu membutuhkan tanaman hijau.

Tumbuhan mati dan material hewan tersapu dari tanah sekitarnya akan dimakan oleh makhluk kecil, yang kemudian akan dimakan oleh makhluk yang lebih besar; termasuk buaya.

Maka, tidak seperti dinosaurus yang hidup di daratan, buaya yang hidup di sungai tidak akan dengan mudah kelaparan meski tanaman-tanaman hijau binasa.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved