Meledak, Populasi Kepiting Merah Pulau Christmas Tembus 120 Juta Ekor
Rabu, 12 Januari 2022 - 10:54 WIB
loading...
Para ilmuwan memperkirakan lebih dari 2,5 triliun bayi kepiting merah di Pulau Christmas, Australia, dilepaskan ke laut pada musim migrasi ini. Foto/abc.net.au/chris bray
A
A
A
Populasi kepiting merah yang terkenal di Pulau Christmas, Australia , meningkat kembali dalam beberapa tahun terakhir. Selama 20 tahun terakhir populasi kepiting merah cukup stabil sekitar 40-50 juta ekor, namun tahun ini mencapai 120 juta ekor.
Koordinator program spesies invasif Taman Nasional Pulau Christmas, Dr Tanya Detto mengatakan alasan utama populasi kepiting merah meningkat empat kali lipat dalam enam tahun karena terjadi migrasi besar. Setiap tahun jutaan kepiting merah muncul dari hutan Pulau Christmas dan menuju ke laut untuk berkembang biak dan bertelur.
"Sekitar 120 juta di antaranya belum berkembang biak karena ukurannya kurang dari 4 cm, jadi mereka masih menunggu untuk mencapai ukuran ideal untuk bermigrasi dan berkembang biak," kata Dr Detto dikutip SINDOnews dari laman abc.net.au, Rabu (12/1/2022). (Baca juga; Hiu Greenland, Raksasa Laut Beracun yang Bisa Hidup Sampai 500 Tahun )
Tahun lalu kepiting mulai bermigrasi pada awal November, setelah hujan pertama di musim hujan. Diperkirakan tahun lalu sekitar 35 juta kepiting merah betina menghasilkan sekitar 70.000 telur per ekor. Dr Detto telah berada di pulau itu selama 11 tahun dan mengatakan itu adalah salah satu migrasi dewasa terbesar yang pernah dia saksikan.
"Kami memperkirakan mungkin ada 2,5 triliun bayi yang dilepaskan ke laut, namun kami tidak tahu berapa banyak yang selamat dan berhasil mencapai daratan. Tidak mungkin menghitung berapa banyak bayi yang benar-benar berhasil sampai ke pantai," kata Dr Detto.
Koordinator program spesies invasif Taman Nasional Pulau Christmas, Dr Tanya Detto mengatakan alasan utama populasi kepiting merah meningkat empat kali lipat dalam enam tahun karena terjadi migrasi besar. Setiap tahun jutaan kepiting merah muncul dari hutan Pulau Christmas dan menuju ke laut untuk berkembang biak dan bertelur.
"Sekitar 120 juta di antaranya belum berkembang biak karena ukurannya kurang dari 4 cm, jadi mereka masih menunggu untuk mencapai ukuran ideal untuk bermigrasi dan berkembang biak," kata Dr Detto dikutip SINDOnews dari laman abc.net.au, Rabu (12/1/2022). (Baca juga; Hiu Greenland, Raksasa Laut Beracun yang Bisa Hidup Sampai 500 Tahun )
Tahun lalu kepiting mulai bermigrasi pada awal November, setelah hujan pertama di musim hujan. Diperkirakan tahun lalu sekitar 35 juta kepiting merah betina menghasilkan sekitar 70.000 telur per ekor. Dr Detto telah berada di pulau itu selama 11 tahun dan mengatakan itu adalah salah satu migrasi dewasa terbesar yang pernah dia saksikan.
"Kami memperkirakan mungkin ada 2,5 triliun bayi yang dilepaskan ke laut, namun kami tidak tahu berapa banyak yang selamat dan berhasil mencapai daratan. Tidak mungkin menghitung berapa banyak bayi yang benar-benar berhasil sampai ke pantai," kata Dr Detto.

Lihat Juga :