Percepat Transformasi Digital, Nextplatform Dorong Perusahaan Adopsi Low-Code Platform

Selasa, 04 Januari 2022 - 19:32 WIB
loading...
Percepat Transformasi...
Perkembangan dunia digital membuat Low-Code Platform sangat dibutuhkan oleh perusahaan. FOTO Ilustrasi/ IST
A A A
JAKARTA - Penggunaan low-code platform untuk mengembangkan aplikasi mobile, aplikasi web, dan aplikasi lainnya semakin masif di masa mendatang. Dari total 500 juta aplikasi global yang dikembangkan dalam lima tahun ke depan, 65% di antaranya dikembangkan mengunakan low-code platform.

Bahkan, berdasarkan prediksi Gartner, sebanyak 75% perusahaan besar di dunia mengadopsi minimal 4 low-code platform untuk pengembangan aplikasi yang dilakukan oleh departemen IT dan citizen developer perusahaan.

BACA JUGA - Identitas Digital Diuji Coba di 50 Daerah, Fisik E-KTP Berganti QR Code

“Low-code platform adalah teknologi masa depan perusahaan,” kata Umar Darmaji, VP Product Management Nextplatform Low-code adalah cara cepat mendesain dan mengembangkan aplikasi dengan sedikit coding manual karena sudah tersedia interface berbasis grafik dalam menghimpun dan mengkonfigurasi aplikasi. Sedangkan low-code platform merupakan serangkaian piranti lunak untuk membantu mengembangkan aplikasi web dan aplikasi mobile tanpa harus menulis ribuan baris code dan syntax yang kompleks.

Perkembangan low-code platform yang masif tidak lepas dari kebutuhan perusahaan dalam melakukan automasi proses bisnisnya sebagai pondasi dalam melakukan transformasi digital.

Bagi instansi pemerintah, low-code platform sangat relevan dengan program Government 4.0 karena mempermudah proses transformasi. Sedangkan bagi startup, low-code platform adalah jawaban atas sulitnya menemukan programmer/developer berkualitas untuk mengembangkan aplikasi secara cepat dan tepat.

Selain menawarkan efisiensi dan kecepatan masuk pasar, low-code platform juga meningkatkan produktivitas serta membuat perusahaan lebih agile dan kolaborasi yang lebih efektif. Dengan mengadopsi low-code platform, kebutuhan terhadap teknologi untuk pengembangan aplikasi lebih mudah terpenuhi.

Tidak heran jika market size-nya membesar. Jika di tahun 2019, global market size low-code platform masih USD 11,45 milyar, maka pada tahun 2022 diperkirakan senilai USD 21,2 milyar. Pertumbuhan akumulatif hingga tahun 2027 mencapai 44,49%.

Penyedia low-code platform juga terus berkembang dengan beragam produknya antara lain Nextplatform, OutSystems, Mendix, Appian, Zoho Creator, PowerApps, App Maker, Quick Base, dan lain-lainnya. Nextplatform misalnya, diadopsi oleh lebih dari 50 perusahaan yang bergerak di bidang migas, perbankan, penerbangan, fast moving consumer good (FMCG), dan industri yang lainnya.

Salah satu proyek pengembangan aplikasi berbasis Nextplatform adalah aplikasi vendor management system CIVD yang digagas oleh konsorsium migas seperti Medco, Chevron, PertamintaEP, ConocoPhillips, Premier Oil, dan lain-lain yang beroperasi sejak 2016 untuk melayani ribuan vendor dan kontraktor migas di seluruh Indonesia.

Selain itu, adopsi Nextplatform dalam mempercepat penerapan transformasi digital telah dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat dalam pilot project digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah. Hal ini sejalan dengan program Government 4.0 yang dilakukan pemerintah.

Low-code platform diprediksi menjadi teknologi mainstream dan teknologi masa depan untuk pengembangan aplikasi mobile maupun aplikasi web. Kemudahan, kecepatan, dan biaya yang lebih efisien untuk membangun dan mengembangkan aplikasi merupakan keunggulan low-code platform yang dibutuhkan perusahaan, startup, dan organisasi pemerintah. “Low-code platform adalah jawaban untuk menjadi perusahaan masa depan,” kata Umar Darmaji.

Perusahaan yang mengadopsi low-code platform lebih cepat melakukan inovasi secara agile sehingga lebih mudah beradaptasi dengan perubahan pasar.

Di sisi lain, perusahaan juga bisa memberikan kesempatan kepada karyawan di luar departemen IT membangun aplikasi yang sesuai dengan tugasnya yang spesifik. Karyawan dengan kompetensi ini biasa dikenal dengan citizen developer yang dapat mengembangkan aplikasi di bawah supervisi departemen IT.

“Hal ini jadi faktor pendorong transformasi digital perusahaan menjadi lebih cepat,” tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
China Terbitkan Regulasi...
China Terbitkan Regulasi untuk Mengatur Harga Platform Internet
Keunggulan Tring! by...
Keunggulan Tring! by Pegadaian dan Cara Registrasi Ulang Akun
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved