CGBIO Beberkan Dua Inovasi Baru Implantasi Tulang di Indonesia
Senin, 17 Januari 2022 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Tim Departemen Bisnis Indonesia CGBIO Eric Aoh,menjelaskan tentang NOVOSIS sebagai “NOVOSIS adalah rhBMP-2, yang pertama di Korea Selatan dan kedua di dunia, berlaku untuk pennyatuan tulang belakang dan fraktur ekstremitas atas dan bawah.
Produk rhBMP-2, protein faktor pertumbuhan yang membantu sel induk dalam tubuh dengan cepat berdiferensiasi menjadi sel tulang, dimasukkan ke dalam bahan keramik untuk penggantian tulang.” “Novosis memiliki hasil yang sama dengan pencangkokan tulang otonom, sehingga tidak menimbulkan komplikasi akibat cangkok tulang autogenous”, tambahnya.
Excelos Inject adalah produk cangkok tulang yang terbuat dari bahan spherical beta-tricalsium phosphate berukuran puluhan mikrometer. Dapat digunakan untuk mengisi di area tulang yang rusak, meningkatkan kemudahan penggunaan, dan dapat diserap perlahan-lahan dari waktu ke waktu yang akan menjadi tulang baru sepenuhnya.” kata Eric.
“Produk tulang sintetik yang ada di pasaran saat ini, umumnya dalam jenis butiran mulai dari 4mm hingga 10mm, sehingga untuk aplikasinya biasanya membutuhkan proses pembedahan dengan kisaran sayatan yang besar. Excelos Inject memiliki keuntungan karena mudah disuntikkan ke sebagian area karena sifat fisiknya yang seperti pasta gigi, yang dapat dengan mudah diterapkan pada operasi invasif minimal dengan rentang sayatan yang kecil,” kata Eric.
“Kedua produk, Novosis dan Excelos Inject ditujukan untuk semua generasi. Pada pasien lanjut usia, membutuhkan produk Novosis untuk mencegah non-konjugasi dan penggabungan tertunda yang disebabkan oleh proses penyembuhan tulang yang lambat,” terang Eric.
Bahkan, menurut sebuah makalah yang diterbitkan oleh peneliti Indonesia, seorang anak laki-laki di Indonesia yang berusia 8 tahun, lahir dengan cacat pada satu kaki karena displasia osteofibrotik bawaan menjalani operasi untuk mengamputasi kakinya yang bengkok dan menanamkan Novosis dan sel induk di daerah tersebut.
Produk rhBMP-2, protein faktor pertumbuhan yang membantu sel induk dalam tubuh dengan cepat berdiferensiasi menjadi sel tulang, dimasukkan ke dalam bahan keramik untuk penggantian tulang.” “Novosis memiliki hasil yang sama dengan pencangkokan tulang otonom, sehingga tidak menimbulkan komplikasi akibat cangkok tulang autogenous”, tambahnya.
Excelos Inject adalah produk cangkok tulang yang terbuat dari bahan spherical beta-tricalsium phosphate berukuran puluhan mikrometer. Dapat digunakan untuk mengisi di area tulang yang rusak, meningkatkan kemudahan penggunaan, dan dapat diserap perlahan-lahan dari waktu ke waktu yang akan menjadi tulang baru sepenuhnya.” kata Eric.
“Produk tulang sintetik yang ada di pasaran saat ini, umumnya dalam jenis butiran mulai dari 4mm hingga 10mm, sehingga untuk aplikasinya biasanya membutuhkan proses pembedahan dengan kisaran sayatan yang besar. Excelos Inject memiliki keuntungan karena mudah disuntikkan ke sebagian area karena sifat fisiknya yang seperti pasta gigi, yang dapat dengan mudah diterapkan pada operasi invasif minimal dengan rentang sayatan yang kecil,” kata Eric.
“Kedua produk, Novosis dan Excelos Inject ditujukan untuk semua generasi. Pada pasien lanjut usia, membutuhkan produk Novosis untuk mencegah non-konjugasi dan penggabungan tertunda yang disebabkan oleh proses penyembuhan tulang yang lambat,” terang Eric.
Bahkan, menurut sebuah makalah yang diterbitkan oleh peneliti Indonesia, seorang anak laki-laki di Indonesia yang berusia 8 tahun, lahir dengan cacat pada satu kaki karena displasia osteofibrotik bawaan menjalani operasi untuk mengamputasi kakinya yang bengkok dan menanamkan Novosis dan sel induk di daerah tersebut.
Lihat Juga :