Antisipasi Omicron, Pergi ke Jepang Kini Wajib Pakai Visit Japan Web

Senin, 20 Desember 2021 - 05:03 WIB
loading...
Antisipasi Omicron,...
Badan Digital Jepang mengumumkan para pengunjung dan orang yang kembali ke Jepang akan menjalani pemeriksaan bea cukai, imigrasi, dan karantina secara lebih sederhana. Mereka akan menggunakan perangkat lunak aplikasi mulai minggu depan.. FOTO/IST
A A A
TOKYO - Merebaknya mutasi Covid-19 Omicron membuat Badan Digital Jepang mengumumkan para pengunjung dan orang yang kembali ke Jepang akan menjalani pemeriksaan bea cukai, imigrasi, dan karantina secara lebih sederhana. Mereka akan menggunakan perangkat lunak aplikasi mulai minggu depan.

Seperti dilansir dari Kyoto News Minggu (19/12/2021), jadi saat berhadapan dengan petugas bea cukai dan imigrasi para wisatawan tidak perlu menyerahkan dokumen kertas CIQ jika mereka mendaftarkan diri untuk layanan “Visit Japan Web”, yang dijadwalkan akan diluncurkan pada Hari Senin pekan depan, melalui smartphone dan perangkat lain sebelumnya.

Bagi wisatawan yang telah mendaftarkan dan mengisi kuesioner karantina dan deklarasi bea cukai melalui aplikasi, maka saat kedatangan, mereka cukup menunjukkan smartphone atau perangkat lain kepada petugas. Adapun kuesioner tersebut berisi nama, alamat, kondisi kesehatan, dan informasi lainnya

Petugas CIQ akan memindai kode QR di smartphone mereka atau perangkat lain untuk mendapatkan informasi wisatawan tersebut. Dengan layanan tersebut diharap dapat mempersingkat waktu prosedur masuk.

Digitalisasi prosedur akan sangat membantu mengurangi risiko infeksi dan beban pejabat di fasilitas CIQ bandara. Selama ini mereka kekurangan sfat yang menangani CIQ.

Untuk sementara aplikasi ini tersedia dalam Bahasa inggris dan Jepang. Pada waktu yang akan datang ada kemungkinan pemerintah akan mempertimbangkan menambahkan bahasa lain.

Saat ini banyak negara memperketat control kedatangan warga negara asing. Termasuk juga memperketat kontrol perbatasannya di tengah penyebaran virus Corona varian Omicron, yang diyakini mampu menghindari kekebalan yang diberikan oleh vaksin.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Rekomendasi
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Gara-gara Langka, Sekarang...
Gara-gara Langka, Sekarang Beli Minyakita Wajib Pakai KTP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved