Pengobatan Mesir Kuno Mampu Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19 hingga 50%
Minggu, 19 Desember 2021 - 12:03 WIB
loading...
Ilmuwan berhasil melakukan uji coba pengobatan Mesir kuno yang menggunakan colchicine dari ekstrasi tanaman safron untuk menurunkan risiko kematian akibat Covid-19. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Ilmuwan berhasil melakukan uji coba pengobatan Mesir kuno yang menggunakan colchicine dari ekstrasi tanaman safron untuk menurunkan risiko kematian akibat Covid-19. Penelitian ini diterbitkan dalam European Journal of Internal Medicine yang menunjukkan sifat menjanjikan dari obat tersebut.
Menurut peneliti dari Hebrew University of Jerusalem dan Hadassah Medical School, obat tersebut berpotensi untuk mengobati orang dengan kasus Covid yang parah dan kemungkinan menurunkan angka kematian hingga 50 persen.
Colchicine adalah salah satu dari sedikit obat yang berusia ribuan tahun yang bertahan hingga era modern dan masih digunakan sampai sekarang. Orang Mesir Kuno mengetahui khasiat penyembuhannya sejak 1500 SM dan telah dijelaskan dalam Papirus Ebers.
BACA: Ini 4 Prediksi Kiamat Stephen Hawking, Nomor 3 Bikin Merinding
Khasiat obat ini juga dikenal oleh orang Yunani Kuno dan Kekaisaran Bizantium, berkat kemampuannya untuk mengobati pembengkakan dan rasa sakit. Saat ini, colchicine sedang dipelajari oleh para peneliti di seluruh dunia untuk menentukan apakah itu dapat bermanfaat bagi orang yang terinfeksi virus corona.
Menurut peneliti dari Hebrew University of Jerusalem dan Hadassah Medical School, obat tersebut berpotensi untuk mengobati orang dengan kasus Covid yang parah dan kemungkinan menurunkan angka kematian hingga 50 persen.
Colchicine adalah salah satu dari sedikit obat yang berusia ribuan tahun yang bertahan hingga era modern dan masih digunakan sampai sekarang. Orang Mesir Kuno mengetahui khasiat penyembuhannya sejak 1500 SM dan telah dijelaskan dalam Papirus Ebers.
BACA: Ini 4 Prediksi Kiamat Stephen Hawking, Nomor 3 Bikin Merinding
Khasiat obat ini juga dikenal oleh orang Yunani Kuno dan Kekaisaran Bizantium, berkat kemampuannya untuk mengobati pembengkakan dan rasa sakit. Saat ini, colchicine sedang dipelajari oleh para peneliti di seluruh dunia untuk menentukan apakah itu dapat bermanfaat bagi orang yang terinfeksi virus corona.
Lihat Juga :