Waspada Kejahatan Siber Berkedok Film Spider-Man : No Way Home
Jum'at, 17 Desember 2021 - 13:13 WIB
loading...
Film Spider-Man : No Way Home yang mendapatkan penerimaan positif dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Film superhero garapan Marvel, Spider-Man: No Way Home telah tayang perdana di bioskop pada 15 Desember lalu. Di tengah euforia seputar perilisan film Spider-Man terbaru itu, perlu ada beberapa hal yang perlu diwaspadai.
Pasalnya para pelaku kejahatan siber tengah mengintai dengan berkedok seputar informasi-informasi menarik yang membahas berbagai kontroversi dan analisa serta memberikan link unduhan film terbaru Spider-Man. Para peneliti Kaspersky mengamati aktivitas intensif dari para penipu online menjelang pemutaran perdana film dan menemukan banyak contoh situs web phishing yang dibuat untuk mencuri detail bank pengguna.
"Setiap orang yang pernah menjadi penggemar Spidey memiliki teorinya masing-masing tentang film tersebut, yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber," kata Tatyana Shcherbakova, pakar keamanan di Kaspersky, dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12/2021).
Baca juga : Pria Ini Buat Gedung Pencakar Bumi Agar Selamat dari Kiamat
Agar dapat menonton film superhero terbaru jelang pemutaran perdananya, pengguna diminta untuk mendaftar dan memasukkan informasi kartu kredit. Setelah itu, uang akan didebit dari kartu pengguna dan data pembayaran dikumpulkan oleh para pelaku kejahatan siber, dan tentu saja tidak ada penayangan film yang tersedia.
Untuk memberikan daya tarik pada halaman phishing, para pelaku kejahatan siber tidak menggunakan poster resmi dari film, melainkan fanart yang menampilkan semua aktor Spider-Man.
Dengan poster seperti itu, para pelaku kejahatan siber ingin menarik lebih banyak perhatian para penggemar. Selain itu, banyak pengguna tidak hanya berusaha mengunduhnya melalui situs online. Sayangnya film baru tersebut dijadikan sebagai penyamaran file berbahaya yang tersembunyi.
Pasalnya para pelaku kejahatan siber tengah mengintai dengan berkedok seputar informasi-informasi menarik yang membahas berbagai kontroversi dan analisa serta memberikan link unduhan film terbaru Spider-Man. Para peneliti Kaspersky mengamati aktivitas intensif dari para penipu online menjelang pemutaran perdana film dan menemukan banyak contoh situs web phishing yang dibuat untuk mencuri detail bank pengguna.
"Setiap orang yang pernah menjadi penggemar Spidey memiliki teorinya masing-masing tentang film tersebut, yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber," kata Tatyana Shcherbakova, pakar keamanan di Kaspersky, dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12/2021).
Baca juga : Pria Ini Buat Gedung Pencakar Bumi Agar Selamat dari Kiamat
Agar dapat menonton film superhero terbaru jelang pemutaran perdananya, pengguna diminta untuk mendaftar dan memasukkan informasi kartu kredit. Setelah itu, uang akan didebit dari kartu pengguna dan data pembayaran dikumpulkan oleh para pelaku kejahatan siber, dan tentu saja tidak ada penayangan film yang tersedia.
Untuk memberikan daya tarik pada halaman phishing, para pelaku kejahatan siber tidak menggunakan poster resmi dari film, melainkan fanart yang menampilkan semua aktor Spider-Man.
Dengan poster seperti itu, para pelaku kejahatan siber ingin menarik lebih banyak perhatian para penggemar. Selain itu, banyak pengguna tidak hanya berusaha mengunduhnya melalui situs online. Sayangnya film baru tersebut dijadikan sebagai penyamaran file berbahaya yang tersembunyi.
Lihat Juga :