Perusahaan Teknologi Kembangkan Aplikasi untuk Lindungi Wanita dari Aksi Begal Payudara

Senin, 13 Desember 2021 - 13:01 WIB
loading...
Perusahaan Teknologi...
Sejumlah perusahaan teknologi mulai berlomba membuat aplikasi untuk melindungi wanita ketika berjalan sendirian. Foto/BBC
A A A
LONDON - Sejumlah perusahaan teknologi mulai berlomba membuat aplikasi untuk melindungi wanita ketika berjalan sendirian dari aksi begal payudara . Aplikasi ini diharapkan bisa mengurangi risiko tindak kejahatan terhadap perempuan yang belakangan marak terjadi.

Pelecehan seksual terhadap wanita telah menjadi sorotan hampir sepanjang tahun ini di Inggris. Sejak pembunuhan Sarah Everard dan Sabina Nessa, aplikasi WalkSafe telah mengalami lonjakan popularitas.

Saat ini WalkSafe menjadi aplikasi keamanan yang tumbuh paling cepat di Inggris. Pendiri WalkSafe, Emma Kaye datang dengan konsep perlidungan terhadap perempuan setelah dirinya mengalami pelecehan di jalan.

BACA: Terekam CCTV, Polisi Ringkus Begal Payudara di Cipayung

"Tidak ada yang ingin hidup di dunia di mana kita membutuhkan aplikasi keamanan, tapi sayangnya kita membutuhkan itu sekarang," katanya seperti dilansir BBC News, Senin (13/12/2021).

WalkSafe akan memiliki fitur navigasi satelit baru yang hadir awal tahun depan. Fitur ini akan menyertakan peta langsung di mana keluarga dan teman Anda dapat melacak perjalanan Anda dan mengobrol dengan Anda secara waktu nyata.

Peta ini juga memungkinkan orang untuk merencanakan rute pulang teraman mereka, dengan melihat data kejahatan terkini. "Aplikasi kami mendorong orang untuk melakukan tindakan pencegahan dengan menghindari kejahatan," katanya.

BACA JUGA: Spotify Uji Coba Fitur Video Feed Ala TikTok

Kaye mengatakan, WalkSafe bekerjasama dengan mantan detektif senior Polisi Metropolitan dan analis kejahatan yang menyisir data dan mengkategorikannya ke dalam area yang ingin diketahui pengguna.

Dengan melihat pola kejahatan, pengguna dapat mengidentifikasi titik rawan kejahatan sehingga mereka dapat merencanakan rute yang lebih aman.Sejak diluncurkan pada Maret tahun ini, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 560.000 kali.

Teknologi keselamatan perepuan juga dikembangkan seorang mahasiswa University of Bath. Mahasiswa ini mengembangkan aplikasi jam tangan pintar wanita bernama Epowar yang secara otomatis akan mengirimkan peringatan jika pengguna mendapat serangan kriminal mendadak dengan memantau detak jantung dan gerakan tubuh.

Co-founder, mahasiswa E-J Roodt, mengatakan ide itu datang saat jogging di taman yang remang-remang, dan mengkhawatirkan risiko serangan. "Ketika saya melihat jam tangan pintar digunakan untuk mendeteksi serangan jantung, saya berpikir, mungkin teknologi itu bisa diterapkan untuk keselamatan perempuan," katanya.

BACA JUGA: Tikus Terbesar di Indonesia, Ditemukan di Flores dan Papua

Aplikasi ini menggunakan kecerdasan buatan untuk mengenali kesusahan, dan merespons jika pengguna diserang saat berjalan atau berlari sendirian. "Kami sadar bahwa jam tangan pintar dengan aplikasi ini mungkin merupakan cara untuk memperingatkan orang lain jika seorang wanita diserang atau berjuang menyelamatkan diri dari tindak kriminal," katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
China Terbitkan Regulasi...
China Terbitkan Regulasi untuk Mengatur Harga Platform Internet
Keunggulan Tring! by...
Keunggulan Tring! by Pegadaian dan Cara Registrasi Ulang Akun
India Minta Penggunaan...
India Minta Penggunaan Aplikasi Buatan Lokal Diperbanyak
Microsoft Akan Hentikan...
Microsoft Akan Hentikan Aplikasi Outlook Lite pada 6 Oktober
Aplikasi Perpesanan...
Aplikasi Perpesanan All-in-One Beeper Dihidupkan Kembali
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Rekomendasi
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Infografis
Pertama Kali, Israel...
Pertama Kali, Israel Gunakan THAAD untuk Cegat Rudal dari Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved