Antibodi Ilama Mampu Melawan Varian Baru COVID-19
Kamis, 09 Desember 2021 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendapatkan nanobodi, para peneliti mengambil sampel darah dari llama yang telah menerima dosis kecil protein virus corona yang mirip dengan vaksin. Mereka kemudian mengurutkan DNA yang sesuai dengan beragam nanobodi yang dihasilkan sistem kekebalan llama.
Kemudian mengekspresikan gen ini pada bakteri untuk menghasilkan sejumlah besar nanobodi untuk analisis laboratorium. Nanobodi yang menunjukkan sifat atau kemampuan yang baik kemudian dipilih dan diuji lebih lanjut. Ini untuk mengidentifikasi mana yang paling mampu menetralkan virus.
Ukuran nanobodi yang kecil memungkinkan mengakses titik-titik yang sulit dijangkau pada virus SARS-CoV-2. Ini juga memungkinkan para peneliti untuk menggabungkan nanobodies yang mampu mengenai bagian-bagian berbeda dari virus, meminimalkan peluangnya untuk lolos atau berkembang biak.
"Salah satu hal paling menakjubkan yang kami amati dengan nanobodi adalah sinergi yang luar biasa. Efek gabungan jauh lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya," kata Chait. Rencana para peneliti selanjutnya adalah menguji keamanan dan kemanjuran nanobodi pada binatang. (Baca juga; Ilmuwan Temukan Varian Omicron Versi Siluman )
Selain kecil dan gesit, nanobodi juga murah untuk diproduksi massal dalam ragi atau bakteri. Selain itu, mereka sangat stabil. Kemampuan molekul-molekul ini untuk menahan suhu tinggi dan waktu penyimpanan yang lama, berarti mereka dapat dikembangkan menjadi obat yang dapat diakses di berbagai tempat di seluruh dunia.
Kemudian mengekspresikan gen ini pada bakteri untuk menghasilkan sejumlah besar nanobodi untuk analisis laboratorium. Nanobodi yang menunjukkan sifat atau kemampuan yang baik kemudian dipilih dan diuji lebih lanjut. Ini untuk mengidentifikasi mana yang paling mampu menetralkan virus.
Ukuran nanobodi yang kecil memungkinkan mengakses titik-titik yang sulit dijangkau pada virus SARS-CoV-2. Ini juga memungkinkan para peneliti untuk menggabungkan nanobodies yang mampu mengenai bagian-bagian berbeda dari virus, meminimalkan peluangnya untuk lolos atau berkembang biak.
"Salah satu hal paling menakjubkan yang kami amati dengan nanobodi adalah sinergi yang luar biasa. Efek gabungan jauh lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya," kata Chait. Rencana para peneliti selanjutnya adalah menguji keamanan dan kemanjuran nanobodi pada binatang. (Baca juga; Ilmuwan Temukan Varian Omicron Versi Siluman )
Selain kecil dan gesit, nanobodi juga murah untuk diproduksi massal dalam ragi atau bakteri. Selain itu, mereka sangat stabil. Kemampuan molekul-molekul ini untuk menahan suhu tinggi dan waktu penyimpanan yang lama, berarti mereka dapat dikembangkan menjadi obat yang dapat diakses di berbagai tempat di seluruh dunia.
(wib)
Lihat Juga :