Jadi Ikon Budaya Barat, Kelinci Bertanduk Rusa Ternyata Ada di Dunia Nyata
Minggu, 05 Desember 2021 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Ketika virus papiloma kelinci menginfeksi kelinci, dapat menyebabkan tumbuhnya tumor jinak di wajah atau kepalanya yang terkadang menyerupai tanduk. Kadang-kadang, tumor terbuat dari keratin, protein yang sama yang membentuk kuku dan rambut.
Menurut Branch, tumor bisa menjadi ganas pada beberapa kelinci. Namun, pertumbuhan ini tidak selalu terlihat seperti tanduk. Mereka sering hitam dan asimetris, dan hampir tidak megah seperti tanduk jackalope.
"Ini cukup aneh, tergantung seberapa parah penyakitnya pada kelinci, itu bisa terlihat sangat mengerikan," ujar Branch.
Pada tahun 1933, seorang ahli virologi Amerika bernama Richard Shope menemukan bahwa papillomavirus kelinci, tak lama kemudian dinamai Shope papillomavirus, menyebabkan kelinci yang terinfeksi menumbuhkan ciri-ciri yang menyerupai tanduk, menurut sebuah studi tahun 2015 di jurnal PLOS One.
BACA JUGA: Facebook Tambah Fitur yang Bisa Membuat Penggunanya Tak Kelaparan
Menurut Branch, tumor bisa menjadi ganas pada beberapa kelinci. Namun, pertumbuhan ini tidak selalu terlihat seperti tanduk. Mereka sering hitam dan asimetris, dan hampir tidak megah seperti tanduk jackalope.
"Ini cukup aneh, tergantung seberapa parah penyakitnya pada kelinci, itu bisa terlihat sangat mengerikan," ujar Branch.
Pada tahun 1933, seorang ahli virologi Amerika bernama Richard Shope menemukan bahwa papillomavirus kelinci, tak lama kemudian dinamai Shope papillomavirus, menyebabkan kelinci yang terinfeksi menumbuhkan ciri-ciri yang menyerupai tanduk, menurut sebuah studi tahun 2015 di jurnal PLOS One.
BACA JUGA: Facebook Tambah Fitur yang Bisa Membuat Penggunanya Tak Kelaparan
Lihat Juga :