Terbentuk dari 32 Kali Mutasi, Varian B.1.1.529 Serang 3 Negara

Jum'at, 26 November 2021 - 08:02 WIB
loading...
Terbentuk dari 32 Kali...
Varian bernama B.1.1.529 memiliki 32 mutasi dan terdeteksi di Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong. Dilaporkan sebagai hasil dari varian sebelumnya bernama B.1.1. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Baru saja dunia reda dari varian Delta, kini para ahli memperingatkan varian baru Covid-19 yang telah terdeteksi di tiga negara dan memiliki resistensi yang tinggi terhadap vaksin.

Seperti dilansir dari Daily, Kamis (25/11/2021, varian bernama B.1.1.529 memiliki 32 mutasi dan terdeteksi di Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong. Dilaporkan sebagai hasil dari varian sebelumnya bernama B.1.1.

BACA JUGA - FBI Temukan 15 Botol Misterius Berisi Virus Cacar di Fasilitas Farmasi Besar

Menurut laporan, kasus infeksi saat ini masih pada tingkat dua digit. Kasus yang diidentifikasi di Hong Kong melibatkan seorang individu yang baru saja kembali dari Afrika Selatan.

Dengan demikian menimbulkan kekhawatiran bahwa varian tersebut mungkin telah menyebar ke penumpang pesawat tempat pasien berada.

Selain itu, jumlah dan keragaman mutasi virus telah meningkatkan kekhawatiran di antara para ahli bahwa virus tersebut berpotensi menginfeksi individu yang telah menerima vaksinasi lengkap.

Seorang ahli virus dari Imperial College, Dr. Tom Peacock mengatakan mutasi virus baru itu 'menakutkan' jika dibandingkan dengan varian Delta.

“Ukurannya yang panjang dengan jumlah mutasi yang tinggi menunjukkan bahwa varian baru ini perlu dikhawatirkan. Dengan 10 kasus yang terdeteksi sejauh ini, kami perlu memantau perkembangan varian tersebut daripada menyebarkan kepanikan," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved