Atlas Ottoman Ditemukan di Inggris, Cetakan Pertama dari Dunia Islam dan Punya 24 Warna

Selasa, 23 November 2021 - 20:31 WIB
loading...
Atlas Ottoman Ditemukan...
Atlas tersebut dilaporkan sebagai atlas tercetak pertama di dunia Islam dan memiliki 24 warna. Foto/Ist/dailysabah
A A A
NORTHAMPTON - Selembar atlas Ottoman ditemukan di loteng rumah bersejarah Weston Hall, wilayah Northamptonshire, Inggris . Atlas tersebut dilaporkan sebagai atlas tercetak pertama di dunia Islam dan memiliki 24 warna.

Menurut laporan Anadolu Agency (AA), hanya ada 50 salinan atlas Ottoman milik keluarga Sitwell yang pernah dicetak dan disimpan di manor selama lebih dari 300 tahun. Rumah Lelang Drewatts menyatakan bahwa atlas Utsmaniyah yang dimaksud adalah "atlas pertama yang dicetak di dunia Islam."

"Ini adalah atlas yang bagus. Kondisi penjilidan, peta geografis, dan peta langit luar biasa. Ini adalah barang yang menarik untuk dijual," kata Denise Kelly, seorang ahli dari Rumah Lelang Dreweatts, dikutip SINDOnews dari laman dailysabah, Selasa (23/11/2021). (Baca juga; Hubungan Turki Utsmani dengan Nusantara, Meriam Lada Sichupa' Jadi Saksi )

Diperkirakan atlas Ottoman ini dibawa ke Inggris oleh Jenderal Lord Hely-Hutchinson, seorang anggota keluarga Sitwell. Salinan lain dari atlas yang jarang dicetak ini, tanpa disadari disimpan di arsip Perpustakaan Nasional Norwegia ditemukan pada tahun 2017.

Sementara itu, rektor Universitas Pertahanan Nasional (MSÜ), profesor Erhan Afyoncu menjelaskan, atlas itu disiapkan oleh William Faden dan diterjemahkan ke dalam bahasa Turki oleh Resmi Mustafa Aga. William Faden adalah seorang kartografer Inggris dan penerbit peta.

William Faden juga dikenal sebagai ahli geografi kerajaan pada zaman Raja George III. Sedangkan Resmi Mustafa Aga adalah seorang duta besar Ottoman (Ustmaniyah) untuk Swedia pada tahun 1727. “Peta itu diterbitkan sebagai Atlas-ı Kebir Tercümesi (Cedid Atlas Tercümesi/Terjemahan Cedid Atlas). Ini juga dikenal sebagai Atlas Uskudar,” kata Erhan Afyoncu.

Cedid Atlas adalah terjemahan atlas pertama di dunia Muslim, dicetak dan diterbitkan pada 1803 di Istanbul, ibu kota Kekaisaran Ottoman. Judul lengkap atlas terbaca sebagai Cedid Atlas Tercümesi. (Baca juga; Presiden Aljazair: Prancis Bantai 4.000 Jamaah Masjid Ottoman di Era Kolonial )

“Karya ini merupakan atlas pertama yang dicetak di dunia Islam dan memiliki 24 peta berwarna. Petanya diwarnai dengan tangan. Atlasnya berukuran 36x53 (sentimeter). Petanya berukuran lebih besar,” urainya.

Lebih lanjut Afyoncu menjelaskan hanya 50 salinan atlas yang dicetak, itu tidak termasuk salinan yang diberikan kepada sultan, negarawan, dan perpustakaan mühendishane (sekolah teknik kekaisaran). Sekolah ini terbakar selama Insiden Alemdar, termasuk atlas yang disimpan dalam gudang mühendishane.

“Oleh karena itu, sangat sedikit atlas yang bertahan hingga saat ini. Diperkirakan ada sekitar 20 atlas yang lengkap dan tidak lengkap saat ini," ucapnya. (Baca juga; Teleskop Raksasa Australia Ciptakan Atlas Baru Alam Semesta )

Atlas yang sangat langka dijual ke pembeli Inggris seharga 86.250 pound atau (USD115.850) atau lebih dari empat kali perkiraan pra-lelang. Atlas berisi 24 peta berwarna yang menunjukkan berbagai belahan dunia.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
Inggris Desak Apple...
Inggris Desak Apple dan Google Blokir Konten Porno di Sistem Operasi
Jadi PR Polisi, Perampok...
Jadi PR Polisi, Perampok Bank di Turki Ternyata Seekor Kucing
Arkeolog Temukan Jejak...
Arkeolog Temukan Jejak Peninggalan Agama Kuno di Mesir
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved