COVID-19 Bikin Pengiriman Smartphone Global Tahun Ini Turun 12%
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:14 WIB
loading...
Apple menyiasati penurunan pasar smartphone dengan memang pemotongan harga iPhone 11 dan merilis iPhone SE 2020 yang lebih terjangkau dari sisi harga. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan riset pasar , IDC, memprediksi pengiriman smartphone secara global akan turun hampir 12%, menjadi 1,2 miliar unit pada 2020. (Baca juga: Xiaomi Pastikan Redmi Note 9 Series Masuk Indonesia 9 Juni )
IDC mengutip aktivitas pengeluaran konsumen yang lebih rendah karena dampak ekonomi dari krisis virus Corona. PandemiK COVID-19 tidak hanya mengganggu rantai pasokan bisnis, para pembuat smartphone ternama seperti Apple dan Samsung Electronics akan tetapi juga menekan pengeluaran daya beli konsumen di seluruh dunia.
"Adanya kebijakan lockdown dan meningkatnya pengangguran telah mengurangi kepercayaan konsumen dan memprioritaskan kembali pengeluaran untuk barang-barang penting, secara langsung berdampak pada penyerapan smartphone dalam jangka pendek," kata Sangeetika Srivastava, analis riset senior IDC dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2020).
Bahkan, Apple terpaksa harus menutup sebagian besar ritelnya di Amerika Serikat dan Eropa selama pandemik. Namun perusahaan tidak keabisan akal untuk tetap dapat menjual perangkatnya.
Apple menawarkan harga diskon untuk perangkat iPhone 11 di China. Mereka juga merilis model handphone dengan harga yang lebih murah, iPhone SE, guna menghadapi penurunan permintaan smartphone global.
IDC mengutip aktivitas pengeluaran konsumen yang lebih rendah karena dampak ekonomi dari krisis virus Corona. PandemiK COVID-19 tidak hanya mengganggu rantai pasokan bisnis, para pembuat smartphone ternama seperti Apple dan Samsung Electronics akan tetapi juga menekan pengeluaran daya beli konsumen di seluruh dunia.
"Adanya kebijakan lockdown dan meningkatnya pengangguran telah mengurangi kepercayaan konsumen dan memprioritaskan kembali pengeluaran untuk barang-barang penting, secara langsung berdampak pada penyerapan smartphone dalam jangka pendek," kata Sangeetika Srivastava, analis riset senior IDC dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2020).
Bahkan, Apple terpaksa harus menutup sebagian besar ritelnya di Amerika Serikat dan Eropa selama pandemik. Namun perusahaan tidak keabisan akal untuk tetap dapat menjual perangkatnya.
Apple menawarkan harga diskon untuk perangkat iPhone 11 di China. Mereka juga merilis model handphone dengan harga yang lebih murah, iPhone SE, guna menghadapi penurunan permintaan smartphone global.
Lihat Juga :