Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya
Minggu, 14 November 2021 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Iquique, Chile
![Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya]()
Rata-rata curah hujan: 5,08 milimeter (0,2 inci) per tahun.
Kota perlabuhan ini terletak di bagian atas negara Chile yang memanjang. Lokasinya terletak di sebelah barat gurun Atacama yang terkenal. Jika hujan turun, itu hanya terjadi pada bulan Januari dan Februari.
Wadi Halfa, Sudan
![Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya]()
Rata-rata curah hujan: 2,45 milimeter (0,096 inci) per tahun.
Wadi Halfa adalah gambaran sempurna untuk kota gurun. Udara kering subtropis di wilayah tersebut sangat berpengaruh kuat pada daerah sekitarnya, sehingga menyebabkan kekeringan dan suhu yang panas.
Ica, Peru
![Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya]()
Rata-rata curah hujan: 2,29 milimeter (0,096 inci) per tahun.
Ica terletak di selatan Kota Lima yang berbatasan dengan Gurun Atacama. Wilayahnya berdebu dan kering. Daerah tersebut memiliki kelembapan udara yang kering. Iklim kota ini dinilai bagus untuk penderita berpenyakit asma.
Luxor, Mesir
![Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya]()
Rata-rata curah hujan: 0,862 milimeter (0,034 inci) per tahun.
Pada musim kering, di kota ini berhembus angin panas yang dikenal sebagai khamsin. Kadang-kadang datang dari Gurun barat terdekat dan bisa membawa badai pasir. Badai bisa berlangsung selama dua hari dan dengan kecepatan 93 mil per jam dengan kenaikan suhu 20 derajat. Setiap hujan yang jatuh langsung menguap di udara panas.
Aswan, Mesir
![Negara Paling Kering di Dunia, Ini 10 Lokasinya]()
Rata-rata curah hujan: 0,861 milimeter (0,0338 inci) per tahun.
Aswan dikenal baik karena memiliki bendungan terkenal di Mesir, namun suhu di sana tetap panas sepanjang tahun. Kedekatan kota ini ke Tropic of Cancer atau Garis Balik Utara juga berpengaruh terhadap suhu tinggi dan cuaca kering. Angin kencang disertai pasir dengan kecepatan 100 mil per jam (161 kilometer per jam) biasa terjadi. (Baca juga; Negara Tanpa Sungai di Dunia, Ini Penyebabnya )

Rata-rata curah hujan: 5,08 milimeter (0,2 inci) per tahun.
Kota perlabuhan ini terletak di bagian atas negara Chile yang memanjang. Lokasinya terletak di sebelah barat gurun Atacama yang terkenal. Jika hujan turun, itu hanya terjadi pada bulan Januari dan Februari.
Wadi Halfa, Sudan

Rata-rata curah hujan: 2,45 milimeter (0,096 inci) per tahun.
Wadi Halfa adalah gambaran sempurna untuk kota gurun. Udara kering subtropis di wilayah tersebut sangat berpengaruh kuat pada daerah sekitarnya, sehingga menyebabkan kekeringan dan suhu yang panas.
Ica, Peru

Rata-rata curah hujan: 2,29 milimeter (0,096 inci) per tahun.
Ica terletak di selatan Kota Lima yang berbatasan dengan Gurun Atacama. Wilayahnya berdebu dan kering. Daerah tersebut memiliki kelembapan udara yang kering. Iklim kota ini dinilai bagus untuk penderita berpenyakit asma.
Luxor, Mesir

Rata-rata curah hujan: 0,862 milimeter (0,034 inci) per tahun.
Pada musim kering, di kota ini berhembus angin panas yang dikenal sebagai khamsin. Kadang-kadang datang dari Gurun barat terdekat dan bisa membawa badai pasir. Badai bisa berlangsung selama dua hari dan dengan kecepatan 93 mil per jam dengan kenaikan suhu 20 derajat. Setiap hujan yang jatuh langsung menguap di udara panas.
Aswan, Mesir

Rata-rata curah hujan: 0,861 milimeter (0,0338 inci) per tahun.
Aswan dikenal baik karena memiliki bendungan terkenal di Mesir, namun suhu di sana tetap panas sepanjang tahun. Kedekatan kota ini ke Tropic of Cancer atau Garis Balik Utara juga berpengaruh terhadap suhu tinggi dan cuaca kering. Angin kencang disertai pasir dengan kecepatan 100 mil per jam (161 kilometer per jam) biasa terjadi. (Baca juga; Negara Tanpa Sungai di Dunia, Ini Penyebabnya )
Lihat Juga :