Catat 5 Tips Ini untuk Melindungi Perangkat dari Serangan Ransomware
Jum'at, 05 November 2021 - 23:05 WIB
loading...
Kejahatan siber menjadi ancaman tersendiri bagi para pengguna internet. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Era yang serba digital semakin banyak membuka banyak peluang bagi para penjahat siber. Kejahatan siber menjadi ancaman tersendiri bagi para pengguna internet. Serangan siber pun semakin beragam, salah satunya ransomware yang sangat merugikan.
Data para korban bisa dikunci peretas sehingga tidak bisa dibuka. Biasanya, pelaku menuntut korbannya untuk membayar tebusan uang agar file yang dikunci bisa kembali.
BACA JUGA: Xiaomi 11T Pro Bawa Spek Dewa, Fast Charging 120W, SD 888, dan Kamera 108 MP
Tak perlu panik, karena ada beberapa tips yang dapat melindungi perangkat dari serangan ramsomware. Dilansir dari unggahan Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jumat (5/11), berikut selengkapnya:
1. Backup data baik file atau dokumen penting secara teratur dan berkala di layanan cloud computing ataupun hard drive eksternal. Gunakan kata sandi yang kuat dan otentikasi dua faktor.
2. Waspada terhadap email, aplikasi pesan, media sosial atau forum online yang masuk. Situs web terinfeksi dan lampiran email merupakan tempat paling umum untuk sarang ransomware. Pastikan email tidak terdapat pesan yang memiliki sumber bahaya potensial.
Data para korban bisa dikunci peretas sehingga tidak bisa dibuka. Biasanya, pelaku menuntut korbannya untuk membayar tebusan uang agar file yang dikunci bisa kembali.
BACA JUGA: Xiaomi 11T Pro Bawa Spek Dewa, Fast Charging 120W, SD 888, dan Kamera 108 MP
Tak perlu panik, karena ada beberapa tips yang dapat melindungi perangkat dari serangan ramsomware. Dilansir dari unggahan Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jumat (5/11), berikut selengkapnya:
1. Backup data baik file atau dokumen penting secara teratur dan berkala di layanan cloud computing ataupun hard drive eksternal. Gunakan kata sandi yang kuat dan otentikasi dua faktor.
2. Waspada terhadap email, aplikasi pesan, media sosial atau forum online yang masuk. Situs web terinfeksi dan lampiran email merupakan tempat paling umum untuk sarang ransomware. Pastikan email tidak terdapat pesan yang memiliki sumber bahaya potensial.
Lihat Juga :