Cara Bertahan Hidup di Kutub Selatan versi Warga yang Tinggal di Antartika

Jum'at, 05 November 2021 - 14:00 WIB
loading...
Cara Bertahan Hidup...
Cara bertahan hidup di Kutub Selatan ternyata mengedepankan pada psikologis dan kesiapan berlapang dada pada kondisi yang ada. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Cara bertahan hidup di Kutub Selatan versi warga yang tinggal di Antartika ternyata sangat menarik. Jonathan Foster, operator Stasiun Pompa Bensin Umum (SPBU) di McMurdo Station, Antartika memiliki banyak tips yang dia dapat selama tinggal di Kutub Selatan.

Dikutip dari USA Today, tips yang diberikan Jonathan Foster fokus pada kehidupan sehari-hari. Bukan hanya persiapan personal dalam menghadapi cuaca dingin super ekstrem yang ada di Kutub Selatan.

Baca juga : Kisah Seru 2 Crazy Rich yang Berseteru dengan Ferrari

Saat ini di mesin pencarian Google memang sangat mudah menemukan berbagai tips yang membahas tentang cara bertahan hidup di Kutub Selatan. Tips yang diberikan Jonathan Foster tidak hanya pada gaya hidup tapi juga cara bersosialisasi di Kutub Selatan. Berikut ini caranya seperti dikutip USA Today:

1. Baju Berlapis dengan Pemanas
Cara Bertahan Hidup di Kutub Selatan versi Warga yang Tinggal di Antartika


Baju dengan lapisan termal adalah pakaian yang tidak boleh dilupakan oleh semua orang yang ingin bertahan hidup di Kutub Selatan. Pakaian itu bisa memberikan kelembaban di dalam tubuh sehingga tetap hangat. Dia juga menyarankan agar menggunakan sarung tangan tanpa jari terpisah atau mitten. Sarung tangan jenis itu lebih baik dalam menahan panas ketimbang sarung tangan dengan jari terpisah.

2. Lapang Dada pada Suhu Dingin Ekstrem
Cara Bertahan Hidup di Kutub Selatan versi Warga yang Tinggal di Antartika


Menerima kondisi Kutub Selatan apa adanya juga jadi salah satu cara yang paling baik dalam bertahan di Antartika. "Anda harus menerimanya. Itu sesuatu yang saya pelajari sejak awal," kata Foster. "Ketika benar-benar dingin, Anda harus siso psikologis menerima kenyataan bahwa itu akan terus menjadi lebih dingin . Tidak akan menjadi 75 derajat dan cerah hari ini."

Alih-alih berharap cuaca akan jadi lebih hangat, Dia meminta Anda untuk menyiapkan perlindungan yang tepat saat pergi ke luar.

"Ketika suhu menjadi sangat ekstrem, itu bisa berbahaya. Itulah mengapa penting untuk berpikir ke depan dan merencanakan ke depan dan mempersiapkan dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu Anda ambil," ujarnya.Baca juga : Tanpa Gunakan Jarum Suntik, Robot Cobi Sukses Lakukan Vaksinasi Otonom Covid-19

3. Tahu Batasan yang Ada
Cara Bertahan Hidup di Kutub Selatan versi Warga yang Tinggal di Antartika


Memahami cuaca yang terlalu dingin untuk tubuh, adalah hal yang harus dimengerti siapa saja yang tinggal di Kutub Selatan. Janga memaksakan diri jika memang tubuh tidak mampu untuk bertahan dari suhu dingin ekstrem dan nekat keluar rumah.

"Salah satu tantangan terbesar adalah mampu mengetahui batas Anda dan menerima batas Anda," kata Foster. "Banyak orang berpikir, 'Yah, saya hanya pergi ke toko,' dan mungkin mereka tidak akan memberikan waktu yang cukup untuk mobil mereka untuk pemanasan atau mungkin mereka tidak memakai lapisan yang cukup," terangnya.

4. Melindungi Satu sama Lain
Cara Bertahan Hidup di Kutub Selatan versi Warga yang Tinggal di Antartika


Melindungi satu sama lain adalah hal yang memang dipegang oleh semua orang yang ada di Kutub Selatan. Dia mengatakan setiap orang bertanggungjawab atas keselamatan orang lain di tengah kondisi super ekstrem Antartika.

"Kita adalah bagian penting dari sebuah komunitas besar di Kutub selatan. Sangat penting buat kita untuk melindungi satu sama lain," tegasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Mitigasi Risiko Operasional,...
Mitigasi Risiko Operasional, Pertamina Retail Gelar Simulasi PKD di SPBU Malang
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Rekomendasi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved