Tangkal Seranga DDoS Pakai Teknologi Cloudflare Magic Transit
Selasa, 12 Oktober 2021 - 21:41 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data dari Cloudflare per kuartal kedua tahun 2021, layanan konsumen adalah industri yang paling rentan terkena serangan DDoS, diikuti oleh administrasi pemerintah, kemudian pemasaran dan periklanan. Jaringan cloud Dewaweb di Indonesia dan Singapura pun turut mengalami peningkatan jumlah serangan DDoS sejak dua tahun terakhir hingga cukup mengganggu dan menimbulkan keresahan.
Berakar dari permasalahan ini, Dewaweb memutuskan untuk memberikan perlindungan atau proteksi anti DDoS terbaik menggunakan Cloudflare Magic Transit untuk semua pelanggan cloud hosting dan cloud server (VPS) di jaringan Indonesia dan Singapura. Tindakan ini berpengaruh pula pada peningkatan performa jaringan Dewaweb karena terkoneksi langsung dengan jaringan Cloudflare di 200 kota dan 100+ negara.
Layanan yang tidak dipungut biaya tambahan ini memiliki kapasitas bandwidth untuk mitigasi DDoS sebesar 90 Tbps (Terabits per second). Jaringan Dewaweb hanya memerlukan waktu kurang dari 3 detik untuk mendeteksi dan menangkal serangan DDoS y ang menyasar website dan server pelanggannya.
CEO Dewaweb, Edy Budiman, menyatakan bahwa kerja sama Dewaweb dengan Cloudflare difokuskan pada edukasi pengguna mengenai keamanan serta integrasi produk. “Kemitraan kami dengan Cloudflare sangat strategis dan berfokus pada edukasi pengguna dan integrasi produk. Kami juga ingin mengintegrasikan Cloudflare ke dalam layanan SaaS (Security-as-a-Service) sebagai layanan baru yang ditujukan pada pasar bisnis,” tutupnya.
Berakar dari permasalahan ini, Dewaweb memutuskan untuk memberikan perlindungan atau proteksi anti DDoS terbaik menggunakan Cloudflare Magic Transit untuk semua pelanggan cloud hosting dan cloud server (VPS) di jaringan Indonesia dan Singapura. Tindakan ini berpengaruh pula pada peningkatan performa jaringan Dewaweb karena terkoneksi langsung dengan jaringan Cloudflare di 200 kota dan 100+ negara.
Layanan yang tidak dipungut biaya tambahan ini memiliki kapasitas bandwidth untuk mitigasi DDoS sebesar 90 Tbps (Terabits per second). Jaringan Dewaweb hanya memerlukan waktu kurang dari 3 detik untuk mendeteksi dan menangkal serangan DDoS y ang menyasar website dan server pelanggannya.
CEO Dewaweb, Edy Budiman, menyatakan bahwa kerja sama Dewaweb dengan Cloudflare difokuskan pada edukasi pengguna mengenai keamanan serta integrasi produk. “Kemitraan kami dengan Cloudflare sangat strategis dan berfokus pada edukasi pengguna dan integrasi produk. Kami juga ingin mengintegrasikan Cloudflare ke dalam layanan SaaS (Security-as-a-Service) sebagai layanan baru yang ditujukan pada pasar bisnis,” tutupnya.
(wbs)
Lihat Juga :