Apple Buka Akses iOS 15.1 Versi Beta, Ada Fitur SharePlay, Buat Apa ya?
Kamis, 23 September 2021 - 17:30 WIB
loading...
Fitur SharePlay memungkinkan pengguna menonton video, berbagi layar, atau mendengarkan musik dengan orang lain melalui panggilan FaceTime. Foto: dok 9to5Mac
A
A
A
JAKARTA - Apple baru beberapa hari lalu merilis iOS 15. Namun ternyata perusahaan sudah mulai membuka akses untuk iOS 15.1 versi beta bagi pengembang.
Menurut laporan 9to5Mac , salah satu fitur yang diketahui hadir dalam iOS 15.1 versi beta ini adalah SharePlay . Sebelumnya, Apple memang mengatakan fitur ini akan absen saat iOS 15 pertama kali rilis.
BACA JUGA: Perbandingan Ground Clearance All New Honda BR-V vs Kompetitor dan Low MPV
Fitur SharePlay memungkinkan pengguna menonton video, berbagi layar, atau mendengarkan musik dengan orang lain melalui panggilan FaceTime.
Dilansir dari The Verge, Kamis (23/9), keberadaan fitur tersebut dalam iOS 15.1 menjadi tanda bahwa fitur tersebut bisa datang lebih cepat.
Sementara itu, MacRumors melaporkan bahwa iOS 15.1 beta juga memungkinkan pengguna menambahkan kartu vaksin Covid-19 mereka ke aplikasi Wallet.
Cara kerjanya mirip dengan versi yang ada di Google, yakni harus mendapatkan vaksin dari penyedia medis atau sistem perawatan kesehatan negara sebelum dapat menambahkannya ke ponsel.
Menurut laporan 9to5Mac , salah satu fitur yang diketahui hadir dalam iOS 15.1 versi beta ini adalah SharePlay . Sebelumnya, Apple memang mengatakan fitur ini akan absen saat iOS 15 pertama kali rilis.
BACA JUGA: Perbandingan Ground Clearance All New Honda BR-V vs Kompetitor dan Low MPV
Fitur SharePlay memungkinkan pengguna menonton video, berbagi layar, atau mendengarkan musik dengan orang lain melalui panggilan FaceTime.
Dilansir dari The Verge, Kamis (23/9), keberadaan fitur tersebut dalam iOS 15.1 menjadi tanda bahwa fitur tersebut bisa datang lebih cepat.
Sementara itu, MacRumors melaporkan bahwa iOS 15.1 beta juga memungkinkan pengguna menambahkan kartu vaksin Covid-19 mereka ke aplikasi Wallet.
Cara kerjanya mirip dengan versi yang ada di Google, yakni harus mendapatkan vaksin dari penyedia medis atau sistem perawatan kesehatan negara sebelum dapat menambahkannya ke ponsel.
Lihat Juga :