Upaya Ilmuwan Hentikan Covid-19 Pakai Nanobodi Llama Membuahkan Hasil
Kamis, 23 September 2021 - 09:33 WIB
loading...
Upaya peneliti dalam menerapkan terapi Covid-19 yang berasal dari nanobodi Llama bernama Fifi telah menunjukkan potensi signifikan dalam uji coba awal. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Upaya peneliti dalam menerapkan terapi Covid-19 yang berasal dari nanobodi Llama bernama Fifi telah menunjukkan potensi signifikan dalam uji coba awal. Ini adalah terapi yang terbuat dari nanobodi yang diproduksi oleh Llama yang secara alami merespons terhadap infeksi.
Prof James Naismith yang merupakan salah satu peneliti utama dan direktur Institut Rosalind Franklin di Oxfordshire, menjelaskan bahwa hewan pengerat yang terinfeksi virus corona dan diobati dengan semprotan hidung nanobodi pulih sepenuhnya dalam enam hari.
Perawatan tersebut, sejauh ini, hanya diuji pada hewan laboratorium itu, tetapi Public Health England mengatakan itu adalah salah satu "agen penetral SARS-CoV-2 paling efektif" yang pernah diuji.
BACA: Ilmuwan Dibuat Takjub, Material Piramida Suku Maya Berasal dari Perut Bumi
Sama seperti antibodi kita sendiri, tubuh nano khusus virus menempel dan mengikat virus dan bakteri yang menyerang tubuh. Pengikatan ini pada dasarnya menandai virus yang menyerang dan kekebalan tubuh menargetkannya untuk dihancurkan.
Prof James Naismith yang merupakan salah satu peneliti utama dan direktur Institut Rosalind Franklin di Oxfordshire, menjelaskan bahwa hewan pengerat yang terinfeksi virus corona dan diobati dengan semprotan hidung nanobodi pulih sepenuhnya dalam enam hari.
Perawatan tersebut, sejauh ini, hanya diuji pada hewan laboratorium itu, tetapi Public Health England mengatakan itu adalah salah satu "agen penetral SARS-CoV-2 paling efektif" yang pernah diuji.
BACA: Ilmuwan Dibuat Takjub, Material Piramida Suku Maya Berasal dari Perut Bumi
Sama seperti antibodi kita sendiri, tubuh nano khusus virus menempel dan mengikat virus dan bakteri yang menyerang tubuh. Pengikatan ini pada dasarnya menandai virus yang menyerang dan kekebalan tubuh menargetkannya untuk dihancurkan.
Lihat Juga :