Ilmuwan Akan Bangkitkan Gajah Purba yang Hidup 4.000 Tahun Lalu

Selasa, 14 September 2021 - 09:00 WIB
loading...
Ilmuwan Akan Bangkitkan...
Sekelompok tim ilmuwan akan membangkitkan Mammoth atau gajah purba yang hidup sekitar 4.000 tahun yang lalu untuk memulihkan ekosistem di Arktik. Foto/CNN
A A A
JAKARTA - Sekelompok tim ilmuwan akan membangkitkan mammoth atau gajah purba yang hidup sekitar 4.000 tahun yang lalu untuk memulihkan ekosistem di Arktik. Dengan merekayasa DNA, ilmuwan akan menanamkan sel embrio gajah purba itu ke rahim buatan.

Dilansir CNN, Selasa (14/9/2021), tim yang dipimpin Ahli genetika, Church George dari Harvard Medical School mengaku akan menghidupkan kembali mammoth berbulu yang menghilang 4.000 tahun yang lalu ke habitat aslinya.

Membawa kembali mammoth dapat membantu memulihkan ekosistem tundra Arktik yang rapuh, memerangi krisis iklim, dan melestarikan gajah Asia yang terancam punah. Saat ini ilmuwan sudah berhasil mengekstraksi DNA woolly mammoth yang diterawet di Permafrost.

BACA: Lolos dari Asteroid Pemusnah Dinosaurus, Ikan Purba Ini Hidup di Sulawesi

Church tinggal beberapa langkah lagi untuk mewujudkan rencananya tersebut, termasuk penggunaan CRISPR, alat pengeditan gen revolusioner yang digambarkan sebagai penulisan ulang kode kehidupan, untuk mengubah karakteristik spesies hidup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Dinosaurus yang Pernah...
Dinosaurus yang Pernah Kuasai Asia Tenggara Ditemukan, Begini Wujudnya
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Fosil Lubang Anus Tertua...
Fosil Lubang Anus Tertua Ditemukan pada Reptil Berusia 290 Juta Tahun
Mengapa Manusia Purba...
Mengapa Manusia Purba Neanderthal Suka Mengumpulkan Tengkorak Bertanduk?
Dinosaurus Berduri Aneh...
Dinosaurus Berduri Aneh dengan Kulit yang Berbeda dari Hewan Mana Pun Ditemukan
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Rekomendasi
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved