Inilah Platform Online yang Paling Dikhawatirkan Pengguna Soal Privasi
Rabu, 01 September 2021 - 19:50 WIB
loading...
Para peneliti menganalisis layanan dan platform mana yang petunjuk pengaturan keamanannya (security setting instructions) paling banyak dibuka oleh pengguna.
A
A
A
JAKARTA - Penelitian Kaspersky mengeksplorasi layanan dan platform mana yang paling dikhawatirkan oleh pengguna terkait privasi dan keamanan data pribadi.
Datanya diperoleh berdasarkan data anonim pada kunjungan ke situs web Kaspersky Privacy Checker antara Desember 2019 hingga Agustus 2021.
BACA JUGA: Menteri BUMN Erick Thohir Puji Konser Virtual Godbless yang Dihelat Telkomsel
Para peneliti menganalisis layanan dan platform mana yang petunjuk pengaturan keamanannya (security setting instructions) paling banyak dibuka oleh pengguna.
"Statistik pengunjung dalam proyek Privacy Checker menunjukkan bahwa pengguna mulai menaruh minat aktif pada privasi dan keamanan akun mereka dan berusaha mengurangi jejak digital jika memungkinkan," ujar Sergey Malenkovich, kepala media sosial di Kaspersky, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9).
Di antara paling banyak permintaan privasi yang paling populer adalah pengaturan Google di Android 11,1 persen, aturan keamanan untuk OS Android 7,3 persen, dan pengaturan WhatsApp di Android 5,9 persen.
Sedangkan untuk jejaring sosial, pengguna paling sering melihat halaman keamanan Facebook di berbagai platform 15,7 persen. Instagram adalah jejaring sosial kedua yang paling banyak ditinjau dalam hal jumlah permintaan untuk pengaturan privasi 9,9 persen.
Datanya diperoleh berdasarkan data anonim pada kunjungan ke situs web Kaspersky Privacy Checker antara Desember 2019 hingga Agustus 2021.
BACA JUGA: Menteri BUMN Erick Thohir Puji Konser Virtual Godbless yang Dihelat Telkomsel
Para peneliti menganalisis layanan dan platform mana yang petunjuk pengaturan keamanannya (security setting instructions) paling banyak dibuka oleh pengguna.
"Statistik pengunjung dalam proyek Privacy Checker menunjukkan bahwa pengguna mulai menaruh minat aktif pada privasi dan keamanan akun mereka dan berusaha mengurangi jejak digital jika memungkinkan," ujar Sergey Malenkovich, kepala media sosial di Kaspersky, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9).
Di antara paling banyak permintaan privasi yang paling populer adalah pengaturan Google di Android 11,1 persen, aturan keamanan untuk OS Android 7,3 persen, dan pengaturan WhatsApp di Android 5,9 persen.
Sedangkan untuk jejaring sosial, pengguna paling sering melihat halaman keamanan Facebook di berbagai platform 15,7 persen. Instagram adalah jejaring sosial kedua yang paling banyak ditinjau dalam hal jumlah permintaan untuk pengaturan privasi 9,9 persen.
Lihat Juga :