Para Ahli Pastikan Varian C.37 Mudah Tembus Orang yang Sudah Divaksin COVID-19

Minggu, 15 Agustus 2021 - 06:02 WIB
loading...
Para Ahli Pastikan Varian...
Ilustrasi varian COVID-19. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Varian yang lebih ganas dari Delta, Varian C.37 atau Lambda telah hadir bahkan saat Amerika Serikat berusaha untuk mengekang penyebaran Covid-19 yang melibatkan varian Delta, bukti baru muncul bahwa mutasi varian Lambda yang pertama kali terdeteksi di Peru tidak akan diperlambat oleh vaksin,

Seperti dilansir dari New York Post dalam sebuah laporan oleh organisasi biologis bioRxiv, para peneliti di Jepang memperingatkan bahwa varian C.37 sama menularnya dengan varian Delta karena mutasi. BACA JUGA - Terlihat Jelas dan Nyata! Awan Berbentuk Muka Iblis Muncul di Langit

Varian ini telah menyebar ke 26 negara termasuk wabah besar di Chili, Peru, Argentina dan Ekuador.

"Tingkat vaksinasi di Chili tinggi dan persentase individu yang telah diberikan setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 adalah sekitar 60 persen.

"Namun, lonjakan besar dalam jumlah kasus terjadi di Chili pada musim semi tahun ini yang menunjukkan bahwa varian Lambda mampu melewati kekebalan tubuh yang berasal dari vaksin," tulis para peneliti.

Menurut catatan pelacakan varian Global Initiative on All Influenza Data Sharing (GISAID), varian Lambda diperkirakan muncul di Amerika Selatan antara November dan Desember tahun lalu dan sejak itu, telah terdeteksi di beberapa negara di Eropa, Amerika Utara. dan beberapa kasus terisolasi di Asia. .

"Selain meningkatkan tingkat infeksi, varian Lambda menunjukkan resistensi yang lebih tinggi terhadap netralisasi yang diinduksi vaksin," kata para peneliti.

Lambda dicap sebagai varian of interest (VOI) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di Chili di mana varian C.37 berkembang, kampanye vaksinasinya bergantung sepenuhnya pada vaksin Sinovac yang menggunakan virus tidak aktif untuk mempromosikan produksi antibodi Covid-19.

Studi menunjukkan bahwa vaksin tersebut efektif dalam mengurangi kematian akibat Covid-19, sementara dosis booster dianggap dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mendorong Food and Drug Administration (FDA) untuk mempertimbangkan untuk memberikan dosis ketiga kepada individu yang sistem kekebalannya terganggu. -
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
8 Gejala Varian Omicron...
8 Gejala Varian Omicron pada Orang yang Sudah Divaksin Lengkap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved