Obat Statin Turunkan Risiko Kematian Covid-19? Ini Kata Dokter

Kamis, 12 Agustus 2021 - 15:58 WIB
loading...
Obat Statin Turunkan...
Statin sendiri sejatinya sudah lama diteliti pada orang lanjut usia yang mengalami pneumonia berat atau pada pasien yang dirawat di ruang ICU pemberian statin dosis rendah. Foto: dok Reuters
A A A
JAKARTA - Pasien Covid-19 yang mendapat statin dalam proses pengobatannya lebih kecil risikonya alami gejala parah atau fatal yang bisa menyebabkan kematian. Studi yang diterbitkan di Medscape mencatat, penurunan risikonya hingga 30 persen berdasar meta analisis empat penelitian.

"Analisis ini melibatkan 9.000 pasien Covid-19, yang menyatakan bahwa ada penurunan risiko Covid-19 yang fatal atau parah secara signifikan di antara pasien pengguna statin dibandingkan bukan pengguna," terang laporan ilmiah yang dikutip dari laman Medscape.

BACA JUGA: Perbandingan Spesifikasi dan Harga Redmi Note 10 5G dan OPPO A74 5G

Berdasarkan temuan tersebut, peneliti mengatakan, "Mungkin sudah saatnya kita mengalihkan fokus kita ke statin sebagai pilihan terapi potensial pada pasien Covid-19," kata Syed Shahzad Hasan, PhD dari University of Huddersfield, Inggris, dan Chia Siang Kow, MPharm, dari International Medical University, Kuala Lumpur, Malaysia, yang menganalisis statin pada pasien Covid-19.

Namun, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD, menegaskan bahwa hingga saat ini penggunaan statin belum masuk ke dalam daftar obat terapi Covid-19 terstandar.

"Artinya, pasien yang sudah mendapatkan statin diteruskan saja sampai tuntas, kecuali ada kontraindikasi setelah menerima statin," paparnya dalam webinar bertajuk 'Pentingnya Pengelolaan Diabetes dan Dislipidemia: Upaya Menurunkan Risiko Komplikasi Penyakit Jantung dan Kardiovaskular', Kamis (12/8).

Dokter Tri Juli melanjutkan, statin sendiri sejatinya sudah lama diteliti pada orang lanjut usia yang mengalami pneumonia berat atau pada pasien yang dirawat di ruang ICU pemberian statin dosis rendah.

"Track record-nya sudah banyak diteliti dan hasilnya sudah banyak dipublikasi di jurnal kedokteran ternama," terang dr Tri Juli. "Data-data yang ada dulu memang bukan soal Covid-19, tetapi penyakit kritis lain terutama infeksi paru-paru," tambahnya.

BACA JUGA: Apakah 2021 Jadi Waktu yang Tepat untuk Beli Ponsel Lipat?

"Meski begitu, diperlukan data-data medis yang lebih banyak untuk memperkuat hasil studi yang sudah ada ini," lanjut dr Tri Juli.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Rekomendasi
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Bisa Turunkan Kolesterol,...
Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Manfaat Minum Air Serai sebelum Tidur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved