Hujan Meningkat di Wilayah Utara dan Timur Indonesia
Rabu, 04 Agustus 2021 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi basah ini diprediksi akan menetap hingga November 2021 yang didukung oleh prediksi pembentukan La Niña kembali.
⠀
Aktivitas gelombang Kelvin di laut dan di atmosfer diprediksi mengalami penguatan. Tak hanya itu juga mendorong pergerakan zonal sel konveksi di wilayah Indonesia dari barat ke timur sejak Agustus hingga Desember 2021.
Vorteks di Samudra Hindia diprediksi masih terjadi slama Agustus-September & dapat memperparah kondisi basah di Jawa & sebagian Sumatra selama musim kemarau.
Baca juga : Tampilan Mini SUV di Suzuki Wagon R Xtra Edition Baru
⠀
Probabilitas hujan ekstrem selama Agustus terkonsentrasi di timur Indonesia (Maluku, Sulawesi, Papua) dan akan menurun di September-Oktober.
Pada November 2021-Januari 2022, probabilitas hujan ekstrem terjadi di barat Indonesia (Sumatra dan Jawa).
⠀
Prediksi akumulasi curah hujan bulanan menunjukkan hujan Desember 2021-Januari 2022 di barat Indonesia cenderung menurun dibandingkan rata-rata klimatologinya.
⠀
Kondisi anomali yang lebih basah diprediksi terjadi di bagian timur Indonesia akibat dari pergerakan konveksi secara zona dari barat ke timur.
⠀
Aktivitas gelombang Kelvin di laut dan di atmosfer diprediksi mengalami penguatan. Tak hanya itu juga mendorong pergerakan zonal sel konveksi di wilayah Indonesia dari barat ke timur sejak Agustus hingga Desember 2021.
Vorteks di Samudra Hindia diprediksi masih terjadi slama Agustus-September & dapat memperparah kondisi basah di Jawa & sebagian Sumatra selama musim kemarau.
Baca juga : Tampilan Mini SUV di Suzuki Wagon R Xtra Edition Baru
⠀
Probabilitas hujan ekstrem selama Agustus terkonsentrasi di timur Indonesia (Maluku, Sulawesi, Papua) dan akan menurun di September-Oktober.
Pada November 2021-Januari 2022, probabilitas hujan ekstrem terjadi di barat Indonesia (Sumatra dan Jawa).
⠀
Prediksi akumulasi curah hujan bulanan menunjukkan hujan Desember 2021-Januari 2022 di barat Indonesia cenderung menurun dibandingkan rata-rata klimatologinya.
⠀
Kondisi anomali yang lebih basah diprediksi terjadi di bagian timur Indonesia akibat dari pergerakan konveksi secara zona dari barat ke timur.
(wsb)
Lihat Juga :