Covid-19 Jadi Bisnis, Pfizer Naikkan Harga Vaksin 25 Persen, Moderna Naik 10 Persen

Selasa, 03 Agustus 2021 - 06:59 WIB
loading...
A A A
Harga baru itu sebenarnya lebih rendah dari yang diantisipasi sebelumnya, menurut Financial Times, karena UE menyesuaikan pesanan awalnya untuk mendapatkan lebih banyak dosis. Jadi, Uni Eropa rela membayar lebih mahal karena mereka memesan vaksin lebih banyak dan lebih eksklusif.

Covid-19 Jadi Bisnis, Pfizer Naikkan Harga Vaksin 25 Persen, Moderna Naik 10 Persen

Ketika perusahaan farmasi seperti Pfizer dan Moderna menjual vaksin Covid-19 untuk mendapat keuntungan—bahkan vaksin Sinovac China dijual untuk menghasilkan uang—maka vaksin AstraZeneca asal Inggris yang bisa dibilang sebagai vaksin non profit.

Meski demikian, AstraZeneca sempat mendapat pemberitaan negatif karena cukup banyak kasus yang meninggal karena pembekuan darah yang diyakini disebabkan dari vaksin tersebut.

Namun, menurut studi terbaru, Pfizer juga memiliki risiko pembekuan darah yang "mirip" dengan AstraZeneca. Dan faktanya, studi tersebut menyebut bahwa risiko Anda meninggal karena covid-19 jauh lebih tinggi daripada meninggal karena vaksin apa pun.

Vaksin Pfizer dan Moderna memang diberikan secara gratis kepada warga Uni Eropa oleh pemerintah mereka.

Yang unik, meski harga vaksinnya paling mahal, Moderna adalah perusahaan yang di dirikan pada 2010. Dan vaksin Covid-19 adalah produk komersial pertama mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Catat! Tempat-tempat...
Catat! Tempat-tempat di Jakarta Ini Sudah Sediakan Vaksin Pfizer Mulai Hari Ini
Menjawab Kebingungan...
Menjawab Kebingungan Masyarakat Tentang Vaksinasi Dosis Ketiga
Jualan Vaksin Covid-19...
Jualan Vaksin Covid-19 Jadi Pendapatan Terbesar Pfizer, Cuan Rp112 Triliun dalam 3 Bulan
Badan POM: Vaksin Pfizer...
Badan POM: Vaksin Pfizer Tunjukkan Efikasi 100 Persen Pada Usia Remaja
WHO Sebut Manfaat Vaksin...
WHO Sebut Manfaat Vaksin Covid-19 Lebih Besar dari Resikonya
Hasil Riset Vaksin Pfizer...
Hasil Riset Vaksin Pfizer Efektif 90 Persen Lawan Mutasi Afsel
Program Vaksin Covid-19...
Program Vaksin Covid-19 Anak 6 Bulan-11 Tahun Mulai Berjalan Maret 2023
BPOM Izinkan Vaksin...
BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Anak 6 Bulan, Dinkes DKI Tunggu Regulasi Kemenkes
BPOM Izinkan Penggunaan...
BPOM Izinkan Penggunaan Paxlovid untuk Pengobatan Covid-19
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Cuti Bersama Lebaran...
Cuti Bersama Lebaran Maju Dua Hari jadi 19-25 April 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved