Ilmuwan WHO Pastikan Bahaya! Suntikan Berbagai Merek Vaksin untuk 1 Orang

Selasa, 13 Juli 2021 - 20:12 WIB
loading...
Ilmuwan WHO Pastikan...
Ilustrasi Vaksin Virus Corona. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), Dr. Soumya Swaminathan mengingatkan tentang pencampuran dan pencocokan dua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda untuk dosis pertama dan kedua.

Soumya menggambarkan langkah itu sebagai 'tren berbahaya' dan menekankan bahwa tidak ada cukup data tentang dampak dari proses tersebut.

“Kami menerima banyak pertanyaan dari orang-orang bahwa mereka sudah mendapatkan dosis pertama dan berencana untuk minum lagi (dosis kedua). BACA JUGA - Senasib dokter Lois, Mereka yang Ditangkap karena Klaim Covid-19 Tidak Ada

"Langkah ini agak berbahaya. Kami saat ini berada di zona bebas data dan tanpa bukti proses pencampuran dan pencocokan, ”katanya dalam briefing online seperti dilansir dari Hindustan Times.

Menurut Soumya, saat ini beberapa penelitian telah dilakukan pada campuran dan pencocokan vaksin yang berbeda, sehingga ia meminta semua pihak untuk menunggu hasilnya.

“Data proses dan kajian masih terbatas, jadi kita harus menunggu hasilnya.

"Situasi bisa kacau jika pihak terkait mulai memutuskan kapan dan siapa yang akan menerima dosis kedua, ketiga dan keempat," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Hadiri...
Ruben Onsu Siap Hadiri Mediasi Hak Asuh Anak dengan Sarwendah yang Digelar Besok
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
Ilmuwan Siapkan AI untuk...
Ilmuwan Siapkan AI untuk Mengetahui Datangnya Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved