Ilmuwan Inggris Pastikan Palestina Negara yang Paling Banyak Digali di Dunia
Rabu, 09 Juni 2021 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Kingsley mengatakan kepada Observer: “Saya telah menyebarkan jaring yang sangat luas. Studi maritim semacam itu belum pernah dilakukan sebelumnya.”
Dia berkata: “Selama 100 tahun, para arkeolog telah meneliti tanah suci Yerusalem, dan Palestina adalah negara yang paling banyak digali di dunia. Tidak ada yang definitif sesuai dengan catatan epik kitab Raja-Raja dan Tawarikh tentang istana dan kuil Salomo,''
Sebelumnya, arkeolog Desolce pada tahun 1836 lewat ekspedisi Prancis. Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh lembaga arkeologi dari Inggris pada tahun 1867-1870 bersama peneliti sejarah ternama, Kolonel Charles Warren, hingga Arkeolog Amerika Nelson G pada tahun 1940. Tak ada bukti yang dikemukakan secara eksplisit soal keberadaan Haikal Sulaiman hingga saat ini.
Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata. Namun beberapa kalangan, yakni kaum Yahudi pro-Zionisme, meyakini bahwa kuil tersebut benar-benar ada di sana dan menjadi salah satu alasan untuk menaklukkan Palestina.
Dia berkata: “Selama 100 tahun, para arkeolog telah meneliti tanah suci Yerusalem, dan Palestina adalah negara yang paling banyak digali di dunia. Tidak ada yang definitif sesuai dengan catatan epik kitab Raja-Raja dan Tawarikh tentang istana dan kuil Salomo,''
Sebelumnya, arkeolog Desolce pada tahun 1836 lewat ekspedisi Prancis. Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh lembaga arkeologi dari Inggris pada tahun 1867-1870 bersama peneliti sejarah ternama, Kolonel Charles Warren, hingga Arkeolog Amerika Nelson G pada tahun 1940. Tak ada bukti yang dikemukakan secara eksplisit soal keberadaan Haikal Sulaiman hingga saat ini.
Keberadaan Kuil Suci Sulaiman hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan mengundang kontroversi. Bagi sebagian sejarawan, kuil tersebut dianggap tidak ada dan hanya merupakan khayalan bangsa Yahudi semata. Namun beberapa kalangan, yakni kaum Yahudi pro-Zionisme, meyakini bahwa kuil tersebut benar-benar ada di sana dan menjadi salah satu alasan untuk menaklukkan Palestina.
(wbs)
Lihat Juga :