Perseteruan Infinix vs Xiaomi Berujung Tentrem
Selasa, 08 Juni 2021 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Desainer Malaysia Siapkan Desain Mobil Sport Konsep Masa Depan
Dia berusaha menenangkan Alvin dan berkata bahwa sebenarnya Alvin tidak perlu menanggapi postingan tersebut. Informasi yang salah dari kompetitor bukanlah tanggung jawab Alvin maupun Xiaomi.
“Kesalahan informasi dari perusahaan Anda barulah tanggung jawab Anda. Bagaimana kalau misalnya saya memberikan informasi yang keliru mengenai produk Xiaomi? Apa Anda akan mencecar saya juga?” ungkap @billydolmen.
Kejadian seperti ini mungkin bukan yang pertama kali di industri smartphone, terlebih ketika suatu brand baru saja meluncurkan produk barunya, seperti Infinix Hot 10S, dan pesaing merasa ada ancaman baru yang bisa menyalip pasar mereka.
Namun kasus ini merupakan pelajaran yang sangat berharga baik untuk Infinix maupun Xiaomi, sebab brand yang berkelas tidak fokus dengan ancaman yang timbul? Brand yang berkelas justru merasa semangat untuk bersaing lewat kreatifitas, bukan adu komunitas.
Kreatifitas seperti apa? Tentunya yang tidak adu hebat hanya dari konten komparasi, membuat orang awam merasa tereliminasi dan pemuja spek jadi emosi.
Kreatifitas yang membuat pasar smartphone lebih berwarna dan membuat masing-masing merek berkompetisi untuk memberikan inovasi guna membantu keseharian konsumen.
Dia berusaha menenangkan Alvin dan berkata bahwa sebenarnya Alvin tidak perlu menanggapi postingan tersebut. Informasi yang salah dari kompetitor bukanlah tanggung jawab Alvin maupun Xiaomi.
“Kesalahan informasi dari perusahaan Anda barulah tanggung jawab Anda. Bagaimana kalau misalnya saya memberikan informasi yang keliru mengenai produk Xiaomi? Apa Anda akan mencecar saya juga?” ungkap @billydolmen.
Kejadian seperti ini mungkin bukan yang pertama kali di industri smartphone, terlebih ketika suatu brand baru saja meluncurkan produk barunya, seperti Infinix Hot 10S, dan pesaing merasa ada ancaman baru yang bisa menyalip pasar mereka.
Namun kasus ini merupakan pelajaran yang sangat berharga baik untuk Infinix maupun Xiaomi, sebab brand yang berkelas tidak fokus dengan ancaman yang timbul? Brand yang berkelas justru merasa semangat untuk bersaing lewat kreatifitas, bukan adu komunitas.
Kreatifitas seperti apa? Tentunya yang tidak adu hebat hanya dari konten komparasi, membuat orang awam merasa tereliminasi dan pemuja spek jadi emosi.
Kreatifitas yang membuat pasar smartphone lebih berwarna dan membuat masing-masing merek berkompetisi untuk memberikan inovasi guna membantu keseharian konsumen.
(wsb)
Lihat Juga :