Ternyata Banyak Masyarakat Indonesia Masih Mengandalkan Jaringan 3G
Minggu, 06 Juni 2021 - 14:06 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan analisis jaringan telekomunikasi , Open Signal menyebutkan mayoritas masyarakat Indonesia saat ini masih bergantung pada jaringan 3G di tengah upaya menggelar jaringan internet generasi kelima (5G).
Masih besarnya ketergantungan terhadap teknologi 3G menjadi tantangan tersendiri bagi operator seluler, terutama untuk mematikan jaringan 3G dan menggunakan spektrum nirkabel tersebut untuk teknologi 4G yang lebih efisien dan tentunya 5G.
BACA: Indonesia Siapkan Satelit Baru, Sanggup Layani 150 Ribu Titik Layanan Publik
Untuk itu Open Signal melakukan riset dan mencari tahu lebih lanjut alasan para pengguna teknologi 3G atau yang disebut sebagai “3G-only users” tidak pernah terhubung dengan 4G.
Berdasarkan riset Open Signal, terdapat tiga alasan utama mengapa banyak pengguna smartphone di Indonesia yang masih menggunakan jaringan 3G dan tidak pernah beralih ke teknologi 4G.
1. Tidak berlangganan 4G
Masih besarnya ketergantungan terhadap teknologi 3G menjadi tantangan tersendiri bagi operator seluler, terutama untuk mematikan jaringan 3G dan menggunakan spektrum nirkabel tersebut untuk teknologi 4G yang lebih efisien dan tentunya 5G.
BACA: Indonesia Siapkan Satelit Baru, Sanggup Layani 150 Ribu Titik Layanan Publik
Untuk itu Open Signal melakukan riset dan mencari tahu lebih lanjut alasan para pengguna teknologi 3G atau yang disebut sebagai “3G-only users” tidak pernah terhubung dengan 4G.
Berdasarkan riset Open Signal, terdapat tiga alasan utama mengapa banyak pengguna smartphone di Indonesia yang masih menggunakan jaringan 3G dan tidak pernah beralih ke teknologi 4G.
1. Tidak berlangganan 4G
Lihat Juga :