'Kebakaran Jenggot', Rusia Ultimatum Google Hapus Ribuan Konten di YouTube

Selasa, 25 Mei 2021 - 10:10 WIB
loading...
Kebakaran Jenggot, Rusia...
Komisi internet rusia Rozkomnadzor mengultimatum Google untuk menghapus lebih dari 26 ribu konten yang diklasifikasi sebagai konten ilegal. Foto/dok
A A A
MOSKOW - Komisi Internet Rusia Rozkomnadzor mengultimatum Google untuk menghapus lebih dari 26 ribu konten yang diklasifikasi sebagai konten ilegal. Google diberi waktu 24 jam untuk menghapus konten tersebut atau dikenai sanksi denda.

Dilansir Engadget, Rozkomnadzor akan memberikan denda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan Google jika mengabaikan ultimatum tersebut. Agensi tersebut juga menuduh Google menyensor outlet media Rusia, termasuk entitas milik negara seperti RT dan Sputnik.

BACA: Google Translate Capai 1 Miliar Unduhan di Play Store

Ini bukan pertama kalinya Rusia mengancam memberikan sanksi terhadap perusahaan teknologi Barat. Pada bulan Maret 2021, Rusia juga mengancam Twitter karena tidak cukup cepat menghapus konten yang dilarang.

Sebelum konten gersebut dihapus, Roskomnadzor mengancam akan memblokir seluruh platform twitter di Rusia.

Pada saat itu, Roskomnadzor mengatakan dapat menerapkan sanksi serupa di Facebook, Google , dan YouTube karena alasan yang sama. Tidak jelas apakah Google akan mematuhi perintah tersebut seperti yang dilakukan Twitter.

Dokumen pengadilan yang dilihat oleh Reuters menunjukkan perusahaan menggugat Roskomnadzor atas 12 video YouTube yang diperintahkan agensi untuk dihapus.

BACA JUGA: Peringatan BMKG, Cuaca Ekstrem akan Melanda Wilayah Ini hingga 25 Mei

Video tersebut itu melibatkan kritikus Putin terkemuka Alexei Navalny. Navalny dan pendukungnya sering menggunakan YouTube untuk menuduh Presiden Putin melakukan korupsi dan menyerukan protes terhadap Kremlin. Kami telah menghubungi Google untuk memberikan komentar.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Rekomendasi
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved