Ini Perbedaan Karakter Pembeli Ponsel Xiaomi Menurut Alvin Tse
Kamis, 20 Mei 2021 - 17:05 WIB
loading...
Lini produk Xiaomi Redmi 10 memiliki spesifikasi seimbang dalam hal kamera, chip, dan desain. Foto: dok Xiaomi Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Xiaomi mengklaim sebagai pabrikan smartphone yang membangun bisnis mereka bersama pengguna/user yang disebut Mi Fans. Selain mendengar masukan Mi Fans, mereka juga berupaya mewujudkan keinginan pengguna.
Termasuk saat merilis Redmi Note 10S, produk yang posisinya berada diantara Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro. Redmi Note 10S dibanderol Rp2.899.000 dan Rp3.299.000 dengan formasi 6+64 GB dan 8+128 GB.
BACA JUGA: Komentar Joe Biden Naik Truk Listrik Ford F-150 Lightning: Kencang Abis!
Sejak awal 2021, Xiaomi dan juga POCO terlihat sangat agresif meluncurkan produk. Tapi, apakah hal ini tidak membuat konsumen bingung?
Menurut Country Director Xiaomi Indonesia, konsumen terbagi dalam dua jenis. Yakni konsumen yang berbelanja offline dan online.
”Konsumen online ini sangat pintar. Mereka membaca ulasan, mereka melakukan riset. Ada yang memilih RAM 64 GB, ada yang lebih suka 128 GB. Mereka sudah tahu apa yang mereka inginkan,” ujar Alvin.
Sebaliknya, konsumen offline hanya fokus pada satu hal: bujet. ”Mereka datang ke gerai dan bertanya ke penjual, dengan bujet misalnya Rp2 jutaan apa yang bisa mereka dapat?”.
Termasuk saat merilis Redmi Note 10S, produk yang posisinya berada diantara Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro. Redmi Note 10S dibanderol Rp2.899.000 dan Rp3.299.000 dengan formasi 6+64 GB dan 8+128 GB.
BACA JUGA: Komentar Joe Biden Naik Truk Listrik Ford F-150 Lightning: Kencang Abis!
Sejak awal 2021, Xiaomi dan juga POCO terlihat sangat agresif meluncurkan produk. Tapi, apakah hal ini tidak membuat konsumen bingung?
Menurut Country Director Xiaomi Indonesia, konsumen terbagi dalam dua jenis. Yakni konsumen yang berbelanja offline dan online.
”Konsumen online ini sangat pintar. Mereka membaca ulasan, mereka melakukan riset. Ada yang memilih RAM 64 GB, ada yang lebih suka 128 GB. Mereka sudah tahu apa yang mereka inginkan,” ujar Alvin.
Sebaliknya, konsumen offline hanya fokus pada satu hal: bujet. ”Mereka datang ke gerai dan bertanya ke penjual, dengan bujet misalnya Rp2 jutaan apa yang bisa mereka dapat?”.
Lihat Juga :