Aplikasi Ini Sanggup Dongkrak Pendapatan Asli Daerah

Selasa, 19 Juli 2022 - 13:53 WIB
loading...
Aplikasi Ini Sanggup Dongkrak Pendapatan Asli Daerah
Pembayaran digital di era internet. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Presidensi G20 Indonesia menjadikan transformasi digital sebagai salah satu prioritas guna pemulihan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan pasca- COVID-19.

BACA JUGA - Cara Menyembunyikan Aplikasi di HP OPPO Tanpa Aplikasi Pendukung

Para teknolog dan penggerak ekonomi di daerah pun membacanya sebagai peluang menggenjot pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah. Salah satunya di Provinsi Jawa Tengah.

Menariknya, teknologi yang dikembangkan dibangun berdasarkan kebutuhan lokal. Aplikasi K-ERIS merupakan sinergi PT Bimasksi Multi Sinergi melalui SpeedCash sebagai Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Kegiatan Pemrosesan Transaksi Menggunakan QRIS dengan PT Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Jawa Tengah (BPR BKK Jateng) untuk mewujudkan cashless society di daerah pimpinan Ganjar Pranowo itu.

K-ERIS bisa digunakan pembayaran retribusi daerah, parkir menggunakan QRIS, pembayaran pajak, tiket olahraga dan wisata, hingga pembayaran transaksi belanja di seluruh gerai atau merchant yang menerima pembayaran QRIS.

"Dengan mengunduh aplikasi dan menggunakan berbagai layanan K-ERIS, masyarakat di Jawa Tengah turut serta dalam membantu terlaksananya Smart City dan Cashless Society," kata CEO PT Bimasakti Multi Sinergi, Ibnu Sunanto.

Dengan adanya sistem transaksi yang mudah berbasis QRIS dan uang elektronik, pelaku usaha maupun masyarakat bisa menerima pembayaran dari seluruh e-money bank dan nonbank. “Semua layanan lengkap disesuaikan dengan berbagai kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Di samping itu, aplikasi juga bermanfaat memaksimalkan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Tengah. Khususnya dari sektor retribusi dan pajak.

"Pembayaran retribusi daerah mulai dari retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu, dan retribusi jasa umum dapat dilakukan secara online," ujar Ibnu.

Dia menambahkan, edukasi penggunan pembayaran nontunai menggunakan QRIS di aplikasi K-ERIS diharapkan juga ikut berdampak nyata bagi para pedagang kecil hingga menengah untuk kemajuan daerah dalam bertransaksi.

"Kini masyarakat Jawa Tengah bisa menggunakan aplikasi ini untuk transfer, pembayaran pajak serta retribusi daerah, parkir, pembayaran pajak, tiket olahraga dan wisata, hingga pembayaran transaksi belanja di seluruh gerai yang menerima QRIS,” timpal Direktur Utama PT BPR BKK Jateng, Koesnanto.

Dia mengatakan, ada makna filosofi di balik penggunaan nama aplikasi K-ERIS yakni keris. Keris menjadi simbol masyarakat di tanah Jawa sebagai pegangan. "Sunan Kalijaga dalam melakukan penyebaran dakwahnya menggunakan keris sebagai alat pegangannya," pungkas Koesnanto.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2860 seconds (11.97#12.26)