Anti Boncos, Cuan Xiaomi Jualan Smartphone di 2020 Tembus Rp335 Triliun
Jum'at, 26 Maret 2021 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Begitu pula seri Redmi Note 9 yang terjual lebih dari 30 juta unit di pasar global sejak diperkenalkan Maret 2020 hingga 31 Desember 2020.
Pencapaian ini menyebabkan harga jual rata-rata smartphone Xiaomi naik 6,1% YoY menjadi 1.040 yuan (Rp2,291 juta) pada 2020 dan pada Q4 2020 menjadi 1.009 yuan (Rp2,227 juta atau naik 6,8% YoY.
Fokus di AIoT
![Anti Boncos, Cuan Xiaomi Jualan Smartphone di 2020 Tembus Rp335 Triliun]()
Strategi “Smartphone x AIoT” membuat pendapatan dari sektor ini mencapai 8,6% YoY atau sebesar 67,4 miliar yuan (Rp148 triliun).
Pada Q4 2020, pendapatan dari segmen produk ini sebesar 21,1 miliar yuan (Rp46 triliun) yang mewakili pertumbuhan 8% YoY.
Sepanjang 2020, pengapalan smart TV dari Xiaomi mencapai 12 juta unit. Menurut All View Cloud (AVC), pada Q4 2020, pengapalan smart TV Xiaomi menempati
peringkat pertama di China untuk kedelapan kalinya berturut-turut dan masuk lima besar global.
Xiaomi terus fokus dalam memperkuat pasar premium dan kategori layar ultra-besar sembari memperluas jejak global. Menurut AVC pada Q4 2020, smart TV dengan merek Xiaomi dan Redmi menempati peringkat pertama untuk pasar di atas 70 inci di China dengan pangsa pasar 27,7%.
Untuk pasar internasional, menyusul kesuksesan peluncuran smart TV di India, Indonesia, dan Rusia, Xiaomi juga memperkenalkan smart TV untuk Perancis, Polandia, dan pasar penting lainnya pada 2020.
Terkait Smart Home atau rumah pintar, Xiaomi mengklaim pengapalan AI Speakers selama 2020 mencapai 10 juta unit sementara WiFi routers melampaui 15 juta unit.
Mengutip laporan IDC pada Q3 2020, Xiaomi masuk dalam tiga besar untuk pasar China dalam hal pengapalan perangkat pintar meliputi penjernih udara, robot vacuum cleaner, kamera keamanan pintar, dan lampu pintar.
Pencapaian ini menyebabkan harga jual rata-rata smartphone Xiaomi naik 6,1% YoY menjadi 1.040 yuan (Rp2,291 juta) pada 2020 dan pada Q4 2020 menjadi 1.009 yuan (Rp2,227 juta atau naik 6,8% YoY.
Fokus di AIoT

Strategi “Smartphone x AIoT” membuat pendapatan dari sektor ini mencapai 8,6% YoY atau sebesar 67,4 miliar yuan (Rp148 triliun).
Pada Q4 2020, pendapatan dari segmen produk ini sebesar 21,1 miliar yuan (Rp46 triliun) yang mewakili pertumbuhan 8% YoY.
Sepanjang 2020, pengapalan smart TV dari Xiaomi mencapai 12 juta unit. Menurut All View Cloud (AVC), pada Q4 2020, pengapalan smart TV Xiaomi menempati
peringkat pertama di China untuk kedelapan kalinya berturut-turut dan masuk lima besar global.
Xiaomi terus fokus dalam memperkuat pasar premium dan kategori layar ultra-besar sembari memperluas jejak global. Menurut AVC pada Q4 2020, smart TV dengan merek Xiaomi dan Redmi menempati peringkat pertama untuk pasar di atas 70 inci di China dengan pangsa pasar 27,7%.
Untuk pasar internasional, menyusul kesuksesan peluncuran smart TV di India, Indonesia, dan Rusia, Xiaomi juga memperkenalkan smart TV untuk Perancis, Polandia, dan pasar penting lainnya pada 2020.
Terkait Smart Home atau rumah pintar, Xiaomi mengklaim pengapalan AI Speakers selama 2020 mencapai 10 juta unit sementara WiFi routers melampaui 15 juta unit.
Mengutip laporan IDC pada Q3 2020, Xiaomi masuk dalam tiga besar untuk pasar China dalam hal pengapalan perangkat pintar meliputi penjernih udara, robot vacuum cleaner, kamera keamanan pintar, dan lampu pintar.
Lihat Juga :