Kerangka Biarawati Korban Kekejaman Perang Dunia II Ditemukan di Polandia
Sabtu, 06 Maret 2021 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menemukan tiga biarawati yang tersisa, para arkeolog pada bulan Desember menggali situs di pemakaman kota di Orneta yang berukuran sekitar 215 kaki persegi (20 meter persegi), menggunakan catatan arsip lokal.
"Jenazah yang diperkirakan milik tiga biarawati terakhir dalam kelompok itu, Suster Rolanda (Maria Abraham), Suster Gunhilda (Dorota Steffen) dan Suster Bona (Anna Pestka) akhirnya ditemukan," kata IPN dalam sebuah pernyataannya.
Ketika Jerman mulai mundur dari Polandia pada tahun 1944, Soviet mengambil kesempatan untuk menguasai negara itu. "Teror massal terjadi di wilayah yang diduduki itu," menurut Institut Warsawa, sebuah wadah pemikir geopolitik di Polandia. (Baca juga: Saingi ISS, China Mulai Bangun Stasiun Luar Angkasa Permanen Bulan Depan)
Saat Tentara Merah maju ke kota dan wilayah, tentara menjarah dan membakar gereja dan bangunan keagamaan, dan para biarawati diperlakukan "dengan kekejaman khusus," kata perwakilan IPN.
Saat ini analisis DNA dari tujuh kerangka sedang dilakukan di Institut Kedokteran Forensik di GdaĆsk untuk mengkonfirmasi identitas para biarawati itu.
"Jenazah yang diperkirakan milik tiga biarawati terakhir dalam kelompok itu, Suster Rolanda (Maria Abraham), Suster Gunhilda (Dorota Steffen) dan Suster Bona (Anna Pestka) akhirnya ditemukan," kata IPN dalam sebuah pernyataannya.
Ketika Jerman mulai mundur dari Polandia pada tahun 1944, Soviet mengambil kesempatan untuk menguasai negara itu. "Teror massal terjadi di wilayah yang diduduki itu," menurut Institut Warsawa, sebuah wadah pemikir geopolitik di Polandia. (Baca juga: Saingi ISS, China Mulai Bangun Stasiun Luar Angkasa Permanen Bulan Depan)
Saat Tentara Merah maju ke kota dan wilayah, tentara menjarah dan membakar gereja dan bangunan keagamaan, dan para biarawati diperlakukan "dengan kekejaman khusus," kata perwakilan IPN.
Saat ini analisis DNA dari tujuh kerangka sedang dilakukan di Institut Kedokteran Forensik di GdaĆsk untuk mengkonfirmasi identitas para biarawati itu.
(ysw)
Lihat Juga :