Heboh Asteroid Apophis, Inilah 10 Asteroid yang Mengancam Bumi di Tahun 2020

Sabtu, 06 Maret 2021 - 11:47 WIB
loading...
Heboh Asteroid Apophis,...
Tahun 2020 NASA merekam ada 10 asteroid berdiameter besar yang melaju mendekati Bumi. Foto/India.com
A A A
JAKARTA - Asteroid Apophis terbesar dan tercepat yang membahayakan warga Bumi telah melintas. Namun tahukah Anda bahwa di tahun 2020 ada 10 (sepuluh) asteroid berbahaya yang juga mendekati Bumi? Baca juga: Tabrak Bumi, Asteroid Ukuran 25 Meter Bisa Lenyapkan 1 Kota Beserta Isinya

Merujuk sejarah usia Bumi, asteroid menjadi mimpi buruk bagi kehidupan di planet ini. Sebut saja kejayaan Dinosaurus yang musnah akibat hantaman benda langit tersebut.

Space.com menyebut NASA belum menginformasikan ada asteroid yang benar-benar bakal menabrak Bumi. Hanya patut diketahui, bahwa bukan hanya Apophis yang harus diwaspadai karena banyak batuan besar ruang angkasa yang juga membahayakan kita, penduduk Bumi.

Tahun 2020 saja NASA merekam ada 10 asteroid berdiameter besar yang melaju mendekati Bumi. Data Pusat Studi Objek Dekat Bumi (CNEOS) NASA mencatat ada beberapa asteroid berdiameter lebih dari 400 meter yang melintas mendekati Bumi sepanjang 2020.

NEOs merupakan komet dan asteroid yang telah didorong oleh gaya tarik gravitasi planet terdekat menjadi orbit yang memungkinkan mereka untuk memasuki lingkungan Bumi. Komet sendiri awalnya terbentuk di sistem planet luar yang dingin, sementara sebagian besar asteroid berbatu terbentuk di tata surya bagian dalam yang lebih hangat antara orbit Mars dan Jupiter.

Teknisnya, NEO merupakan NEA atau asteroid dekat Bumi yang jarak perihelionnya kurang dari 1,3 au. Sedangkan NEC atau komet dekat Bumi jarak perihelionnya kurang dari 1,3 au dan periode orbitnya kurang dari 200 tahun.

Asteroid apa saja yang tahun lalu melintas mendekat Bumi? Berikut 10 asteroid yang bisa membuat penduduk Bumi dag-dig-dug ketika mereka akan melintas:

1. 52768 (1998 OR2)
Asteroid 1998 OR2 masuk kategori asteroid Amor-class. Diameter batuan ruang angkasa itu diperkirakan sebesar 1,8-4,1 kilometer dengan magnitudo mutlak 15,8. Asteroid diketahui telah melintasi Bumi pada 29 April 2020.

NASA menggolongkan 1998 OR2 sebagai asteroid berbahaya atau Potentially Hazardous Asteroid (PHA).

2. 2003 OC3
2003 OC3 merupakan bagian dari asteroid Apollo. Ukurannya diperkirakan sebanding dengan Jembatan Golden Gate karena memiliki diameter 510 meter sampai 1,1 km. Asteroid itu sudah melintas dekat dengan Bumi pada 12 Maret 2020 dengan magnitudo mutlak 18,6.

2003 OC3 adalah asteroid kecil yang orbitnya melintasi orbit bumi. NASA JPL telah mengklasifikasikan 2003 OC3 sebagai "Asteroid Berpotensi Berbahaya" karena prediksi jarak dekat dengan Bumi.

2003 OC3 mengorbit Matahari setiap 1.240 hari (3,39 tahun), mendekati 0,91 SA dan mencapai sejauh 3,60 SA dari pusat tata surya, Matahari. NASA menggolongkan 2003 OC3 sebagai asteroid berbahaya atau Potentially Hazardous Asteroid (PHA).

3. 65690 (1991 DG)
1991 DG dikategorikan asteroid kelas Apollo. Besarannya diduga sebanding jembatan Golden Gate karena memiliki diameter 420-940 meter. Masuk kelompok (PHA), 1991 DG mengorbit Matahari setiap 623 hari (1,71 tahun) dan Asteroid telah melintas pada 6 April 2020.

4. 388945 (2008 TZ3)
2008 TZ3 digolongkan sebagai asteroid kelas Apollo yang berada dekat dengan Bumi. Memiliki diameter sebesar 220-490 meter dengan magnitudo mutlak sebesar 20,4. Asteroid itu melintas Bumi pada 10 Mei 2020.

5. 2011 GM44
Asteroid 2011 GM44 adalah asteroid kelas Aten dan ukurannya identik dengan Gedung Capitol AS. Berdasarkan data, diameter 2011 GM44 sebesar 310-680 meter dan melintas pada 30 Maret 2020.

6. 159402 (1999 AP10)
Batuan ruang angkasa 1999 AP10 masuk golongan Asteroid Amor-class dan ukurannya sebanding dengan Gunung Everest. Asteroid itu memiliki diameter mencapai 1,6-3,6 km dan melintas pada 19 Oktober 2020. Untuk diketahui, 1999 AP10 mengelilingi Matahari setiap 1.340 hari (3,67 tahun).

7. 144411 (2004 EW9)
Asteroid 2004 EW9 dimasukan sebagai asteroid kelas Apollo dan juga memiliki ukuran sebanding dengan Gunung Everest. Ya asteroid ini memiliki diameter 1,3-2,8 km.

Berbodi besar, asteroid itu tidak membahayakan warga Bumi. 2004 EW9 mengelilingi Matahari setiap 970 hari (2,66 tahun) dan melintas dekat kita Bumi pada 9 Juni 2020.

8. 136795 (1997 BQ)
Batuan ruang angkasa 1997 BQ masuk kategori asteroid kelas Apollo. Batu besarnya memiliki diameter 800 m-1,8 km atau sebanding jembatan Golden Gate. 1997 BQ masuk kelompok PHA.

1997 BQ mengelilingi Matahari setiap 844 hari (2,31 tahun) dan melintas dekat Bumi pada 21 Mei 2020.

9. 7753 (1988 XB)
1988 XB dikategorikan asteroid kelas Apollo dengan ukurannya sebanding dengan jembatan Golden Gate. Sebab asteroid ini memiliki diameter 510 meter-1,1 km.

Asteroid masuk kategori PHA (berpotensi bahaya) dan melintas dekat Bumi pada 22 November 2020. Batu besar itu mengorbit Matahari setiap 650 hari (1,78 tahun).

10. 8014 (1990 MF)
Batuan besar ruang angkasa 1990 MF dikategorikan sebagai asteroid kelas Apollo. Ukurannya sebanding dengan Jembatan Golden Gate karena berdiameter sekitar 480 m sampai 1,1 km.

Batuan ruang angkasa itu melintas pada 23 Juli 2020. 1990 MF dikelompokkan sebagai PHA dengan masa obit setiap 843 hari (2,31 tahun). Baca juga: Bisnisnya Menggurita, Ini Deretan Konglomerat Real Estate Terbesar di Dunia
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Sesuatu yang Tidak Biasa...
Sesuatu yang Tidak Biasa Terjadi di Struktur Alam Semesta
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved