Detik-detik Gunung Es Raksasa A74 Memisahkan Diri dari Antartika

Sabtu, 06 Maret 2021 - 09:27 WIB
loading...
Detik-detik Gunung Es...
Foto/BBC News
A A A
JAKARTA - Satelit Inggris Vision-1 untuk Survei Antartika Inggris menangkap momen sangat jelas ketika gunung es raksasa yang dinamakan A74 memisahkan diri dari Antartika. Gunung es raksasa seluas 1.290 km persegi itu kini bergerak di Laut Weddel Antartika.

Dilansir BBC News , Citra beresolusi sangat tinggi menampilkan bagaimana sebuah retakan mengakibatkan terbentuknya mega-gunung es terbaru Antartika. A74, sebutan blok 1.290 km persegi memisahkan diri dari Rak Es Brunt tepat seminggu yang lalu. (Baca: Gunung Es Terbesar di Dunia Hancur Seperti Potongan Puzle)

Gambar baru dari Sabtu lalu menunjukkan pelebaran "North Rift" sehari setelah melahirkan. Mereka diambil dari satelit Inggris Vision-1 untuk Survei Antartika Inggris.

BAS memiliki Stasiun Penelitian Halley di Brunt, yang diposisikan sekitar 23 km dari celah. Citra radar ini juga memperlihatkan sangat jelas bagaimana gunung es A74 setebal 150m terdorong ke Laut Weddell Antartika .

BAS menggunakan semua gambar luar angkasa ini untuk memantau pergerakan gunung es tersebut. Agen yang berbasis di Cambridge ingin melihat apakah A74 mungkin bertabrakan dengan bagian barat Brunt dan memulai melahirkan anak kedua bahkan lebih dekat ke Halley. (Baca juga: Jadi Penemuan Besar Abad ke 21, Arkeolog Mesir Temukan Makam Ratu Nefertiti)

Halley akan berada 17 km dari lokasi yang paling memungkinkan untuk pemisahan kepingan gung es. Sensor GPS di sekitar Halley melaporkan tidak ada reaksi di es langsung di bawah pada hari-hari setelah gunung es A74 memisahkan diri dari Antartika.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Rekomendasi
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved