Ilmuwan Ungkap Rahasia Fosil Manusia Purba dari 3,6 Juta Tahun Lalu

Selasa, 02 Maret 2021 - 20:34 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Rahasia...
Teknologi pemindaian yang canggih menyingkap rahasia menarik tentang Little Foot, fosil dari cikal bakal manusia purba yang menghuni Afrika Selatan 3,67 juta tahun lalu. Foto/dok
A A A
MELBOURNE - Teknologi pemindaian yang canggih menyingkap rahasia menarik tentang Little Foot, fosil dari cikal bakal manusia purba yang menghuni Afrika Selatan 3,67 juta tahun lalu. Spesies ini memadukan sifat-sifat dari kera dan manusia yang diangap sebagai nenek moyang langsung dari homo sapiens.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka telah memeriksa bagian-bagian penting dari fosil yang hampir lengkap dan terawetkan dengan baik di fasilitas sinkrotron nasional Inggris, Diamond Light Source. Pemindaian difokuskan pada kubah tengkorak Little Foot - bagian atas tempurung otaknya - dan rahang bawah. (Baca: Fosil Ini Membuktikan Kalau Dinosaurus Juga Mengerami Telurnya)

Spesies Little Foot memadukan sifat-sifat mirip kera dan mirip manusia. Ilmuwan berpendapat kalau spesies ini sebagai nenek moyang langsung manusia.

Ahli paleoantropologi Universitas Witwatersrand Ron Clarke, yang menemukan fosil tersebut di Gua Sterkfontein pada tahun 1990 telah mengidentifikasi spesies tersebut sebagai Australopithecus prometheus.

"Di ruang tengkorak, kami dapat mengidentifikasi saluran vaskular di tulang spons yang mungkin terlibat dalam termoregulasi otak," kata ahli paleoantropologi Universitas Cambridge, Amelie Beaudet, yang memimpin penelitian tersebut dilansir Reuters .

Beaudet mencatat kemungkinan fosil ini memainkan peran kunci dalam peningkatan ukuran otak Australopithecus menjadi manusia modern. “Jaringan gigi sangat terawat. Dia relatif tua karena giginya sudah cukup aus," kata Beaudet. (Baca juga: Google Maps Ungkap Mahluk Misterius di Antartika)

Ilmuwan lainnya, Thomas Connolley mengatakan, Little Foot merupakan elemen pertama dari kerangka yang ditemukan, tingginya kira-kira 130 cm. Little Foot dianggap penting dibandingkan dengan fosil yang disebut Lucy yang berumur sekitar 3,2 juta tahun dan kurang lengkap.

Keduanya adalah spesies dari genus Australopithecus tetapi memiliki ciri biologis yang berbeda. Sama seperti manusia modern dan Neanderthal adalah spesies dari genus yang sama - Homo - tetapi memiliki karakteristik yang berbeda. Spesies Lucy disebut Australopithecus afarensis.

Penemuan sinkrotron didasarkan pada penelitian sebelumnya tentang Little Foot. Spesies ini dapat berjalan tegak sepenuhnya, tetapi memiliki ciri yang menunjukkan bahwa ia juga masih memanjat pohon. Ia memiliki fitur wajah seperti gorila dan tangan yang kuat untuk memanjat. (Baca juga: Arus Besar Laut Samudera Atlantik Berubah, Bumi Dalam Bahaya)

Kakinya lebih panjang dari lengannya, seperti pada manusia modern, menjadikan ini hominin paling kuno yang secara pasti diketahui memiliki sifat itu. “Semua sisa kerangka Australopithecus sebelumnya terpisah-pisah,” kata Clarke.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Benda Berusia 40.000...
Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan
Mengapa Manusia Purba...
Mengapa Manusia Purba Neanderthal Suka Mengumpulkan Tengkorak Bertanduk?
Batu dari Era Romawi...
Batu dari Era Romawi Bikin Ilmuwan Bingung Bahkan AI pun Ikutan Pusing
Temuan Fosil Raksasa...
Temuan Fosil Raksasa Misterius Setinggi 8 Meter yang Tak BIsa Dibantah
Misteri Dinosaurus Cakar...
Misteri Dinosaurus Cakar Maut di Jurrasic World Terpecahkan
Lukisan Batu Jadi Bukti...
Lukisan Batu Jadi Bukti Kedekatan Manusia Purba dengan Dinosaurus
Misteri Monster Laut...
Misteri Monster Laut Kuno Mosasaurus Maroko: Fosil Asli atau Hanya Rekayasa?
Rekomendasi
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved