RI Masih Bicara Tender, Jumlah Pengguna 5G di Dunia 3,5 Miliar di 2026
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kecepatan komersialisasi 5G juga di luar imajinasi. Jumlah total pengguna global 5G telah melebihi 200 juta hanya dalam waktu satu tahun. Laju pertumbuhan ini jauh melampaui awal dari popularisasi 4G. Diperkirakan pada 2026, pengguna 5G akan mencapai 3,5 miliar,” paparnya dikutip laman Giz China.
Ericsson memprediksi 5G akan menyumbang 54% dari total data seluler pada tahun 2026. Tahun ini tentunya akan menjadi tahun penting lainnya untuk ekspansi 5G. Sekarang, perusahaan memiliki chipset kelas bawah yang dilengkapi konektivitas 5G. Hingga akhir tahun berharap pasar memiliki banyak smartphone 5G hemat biaya dari berbagai merek.
Berbicara tentang tren perubahan lalu lintas seluler, Juanjiang, mengatakan, lalu lintas data seluler global saat ini sekitar 51EB (Exabyte = 1.024 Petabytes = 1.048.576 TeraBytes). Jumlah ini akan mencapai 226EB pada 2026. Jumlah itu meningkat sekitar 5 kali lipat. Artinya kapasitas beban dan kebutuhan jaringan akan terus meningkat.
Sejauh ini, lalu lintas video menyumbang 66% dari total lalu lintas data seluler. Ericsson percaya proporsi ini akan meningkat menjadi 77% pada tahun 2026. Selain itu, beberapa perbedaan antara persyaratan video untuk jaringan dan layanan tradisional lainnya meningkatkan cara 5G akan berkembang.
Menurut eksekutif, bandwidth besar 5G dan latensi rendah cocok untuk jenis layanan yang peka waktu. Ini mencakup layanan media waktu nyata, terutama permainan cloud yang membutuhkan interaksi tinggi dan pengoperasian peralatan kendali jarak jauh. Baca juga: Kecelakaan Truk Trailer di Jakarta Utara, Netizen Sebut Tanjung Priok Sarangnya Kontainer
Ericsson memprediksi 5G akan menyumbang 54% dari total data seluler pada tahun 2026. Tahun ini tentunya akan menjadi tahun penting lainnya untuk ekspansi 5G. Sekarang, perusahaan memiliki chipset kelas bawah yang dilengkapi konektivitas 5G. Hingga akhir tahun berharap pasar memiliki banyak smartphone 5G hemat biaya dari berbagai merek.
Berbicara tentang tren perubahan lalu lintas seluler, Juanjiang, mengatakan, lalu lintas data seluler global saat ini sekitar 51EB (Exabyte = 1.024 Petabytes = 1.048.576 TeraBytes). Jumlah ini akan mencapai 226EB pada 2026. Jumlah itu meningkat sekitar 5 kali lipat. Artinya kapasitas beban dan kebutuhan jaringan akan terus meningkat.
Sejauh ini, lalu lintas video menyumbang 66% dari total lalu lintas data seluler. Ericsson percaya proporsi ini akan meningkat menjadi 77% pada tahun 2026. Selain itu, beberapa perbedaan antara persyaratan video untuk jaringan dan layanan tradisional lainnya meningkatkan cara 5G akan berkembang.
Menurut eksekutif, bandwidth besar 5G dan latensi rendah cocok untuk jenis layanan yang peka waktu. Ini mencakup layanan media waktu nyata, terutama permainan cloud yang membutuhkan interaksi tinggi dan pengoperasian peralatan kendali jarak jauh. Baca juga: Kecelakaan Truk Trailer di Jakarta Utara, Netizen Sebut Tanjung Priok Sarangnya Kontainer
(iqb)
Lihat Juga :