Barang yang Kita Gunakan Sehari-hari Ternyata Hasil NASA ke Ruang Angkasa
Kamis, 25 Februari 2021 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
3. Penyedot Debu Tanpa Kabel
Benar, Dustbuster Anda di rumah yang praktis berasal dari perjalanan luar angkasa. Selama program Apollo, Black & Decker ditugasi mengembangkan motor untuk bor portabel yang akan digunakan untuk mengekstrak sampel inti di Bulan. Teknologi yang dihasilkan kemudian menghasilkan penyedot debu nirkabel dan peralatan rumah kecil lainnya.
4. Termometer Telinga Inframerah
Dengan dukungan dari Program Afiliasi Teknologi NASA, Diatek Corporation mengembangkan termometer aural ringan pengukur jumlah energi yang dipancarkan gendang telinga melalui teknologi infra merah sama yang digunakan astronom untuk mengukur suhu bintang dan planet. Selain sangat akurat, termometer menghindari kontak dengan selaput lendir, menghilangkan kemungkinan infeksi silang.
5. Trotoar Beralur
Ilmuwan NASA bekerja keras untuk mengembangkan cara meminimalkan hydroplaning —bahaya yang berpotensi menimbulkan bencana besar bagi pendaratan pesawat ulang-alik. Mereka menemukan bahwa memotong alur menjadi landasan pacu membantu menghilangkan air dengan cepat, suatu pendekatan yang sekarang dapat ditemukan di banyak jalan raya dan landasan pacu bandara komersial.
6. Selimut Darurat
Sebuah komponen umum dari perlengkapan darurat, selimut reflektif dikembangkan oleh NASA pada 1964. Lembaran foil yang ringan sangat efektif untuk membuat orang tetap hangat dan biasanya digunakan oleh pelari jarak jauh untuk mencegah perubahan dramatis pada suhu tubuh.
Ya, semua produk yang kita gunakan itu merupakan hasil "samping" dari proyek menaklukkan ruang angkasa oleh NASA. Beberapa di antaranya sangat bermanfaat bagi warga Bumi. Baca juga: Banjir Sejak Jumat, Sampah di Kota Bekasi Capai 2 Ribu Ton
Benar, Dustbuster Anda di rumah yang praktis berasal dari perjalanan luar angkasa. Selama program Apollo, Black & Decker ditugasi mengembangkan motor untuk bor portabel yang akan digunakan untuk mengekstrak sampel inti di Bulan. Teknologi yang dihasilkan kemudian menghasilkan penyedot debu nirkabel dan peralatan rumah kecil lainnya.
4. Termometer Telinga Inframerah
Dengan dukungan dari Program Afiliasi Teknologi NASA, Diatek Corporation mengembangkan termometer aural ringan pengukur jumlah energi yang dipancarkan gendang telinga melalui teknologi infra merah sama yang digunakan astronom untuk mengukur suhu bintang dan planet. Selain sangat akurat, termometer menghindari kontak dengan selaput lendir, menghilangkan kemungkinan infeksi silang.
5. Trotoar Beralur
Ilmuwan NASA bekerja keras untuk mengembangkan cara meminimalkan hydroplaning —bahaya yang berpotensi menimbulkan bencana besar bagi pendaratan pesawat ulang-alik. Mereka menemukan bahwa memotong alur menjadi landasan pacu membantu menghilangkan air dengan cepat, suatu pendekatan yang sekarang dapat ditemukan di banyak jalan raya dan landasan pacu bandara komersial.
6. Selimut Darurat
Sebuah komponen umum dari perlengkapan darurat, selimut reflektif dikembangkan oleh NASA pada 1964. Lembaran foil yang ringan sangat efektif untuk membuat orang tetap hangat dan biasanya digunakan oleh pelari jarak jauh untuk mencegah perubahan dramatis pada suhu tubuh.
Ya, semua produk yang kita gunakan itu merupakan hasil "samping" dari proyek menaklukkan ruang angkasa oleh NASA. Beberapa di antaranya sangat bermanfaat bagi warga Bumi. Baca juga: Banjir Sejak Jumat, Sampah di Kota Bekasi Capai 2 Ribu Ton
(iqb)
Lihat Juga :