Tiawen-1 China Dijadwalkan Mendarat di Mars Mei 2021
Senin, 15 Februari 2021 - 12:05 WIB
loading...
China menjadi salah satu negara yang berhasil mencapai Mars dalam misi pertamanya. Foto: ist
A
A
A
BEIJING - Tiawen-1 , wahana ruang angkasa Mars pertama milik China, berhasil mencapai orbit planet Mars pada Rabu (10/2) pekan lalu.
Tiawen-1 akan melakukan beberapa koreksi jalur orbit sebelum akhirnya memilih tempat pendaratan dan dijadwalkan mendarat antara Mei dan Juni.
BACA JUGA: Samsung Galaxy S21 Ultra 5G Ternyata Jauh Lebih Hemat Baterai Dibanding iPhone 12 Pro Max
Rover atau robot penjelajah Tianwen-1 akan di daratkan di kawasan bernama Utopia Planitia. Jika sesuai rencana, proses pendaratan disebut bakal berlangsung hanya tujuh menit, namun pendaratan ini jadi momen paling menegangkan yang menentukan keberhasilan misi China di Planet Mars.
Setelah masuk ke gravitasi Mars, Tianwen-1 akan mulai mengorbit di planet, di mana ia akan memeriksa bentang alam dan melakukan survei permukaan Mars, terutama kelayakan tempat pendaratan yang telah ditetapkan.
"Jika bentuk lahan dari area pendaratan yang telah ditetapkan memberikan hasil yang tidak layak, pesawat ruang angkasa perlu menyesuaikan atau memutuskan tempat baru untuk mendarat, yang berarti bahwa mengorbit akan bertahan lebih lama untuk memastikan pendaratan yang aman," kata Wang Ya'nan, pemimpin redaksi Majalah Aerospace Knowledge, dikutip dari Global Times, Senin (15/2).
Wang menambahkan bahwa pendaratan di Mars akan lebih sulit daripada di bulan karena tidak ada atmosfer yang mengganggu manuver pendaratan di bulan, tetapi lingkungan di Planet Merah jauh lebih rumit.
Tiawen-1 akan melakukan beberapa koreksi jalur orbit sebelum akhirnya memilih tempat pendaratan dan dijadwalkan mendarat antara Mei dan Juni.
BACA JUGA: Samsung Galaxy S21 Ultra 5G Ternyata Jauh Lebih Hemat Baterai Dibanding iPhone 12 Pro Max
Rover atau robot penjelajah Tianwen-1 akan di daratkan di kawasan bernama Utopia Planitia. Jika sesuai rencana, proses pendaratan disebut bakal berlangsung hanya tujuh menit, namun pendaratan ini jadi momen paling menegangkan yang menentukan keberhasilan misi China di Planet Mars.
Setelah masuk ke gravitasi Mars, Tianwen-1 akan mulai mengorbit di planet, di mana ia akan memeriksa bentang alam dan melakukan survei permukaan Mars, terutama kelayakan tempat pendaratan yang telah ditetapkan.
"Jika bentuk lahan dari area pendaratan yang telah ditetapkan memberikan hasil yang tidak layak, pesawat ruang angkasa perlu menyesuaikan atau memutuskan tempat baru untuk mendarat, yang berarti bahwa mengorbit akan bertahan lebih lama untuk memastikan pendaratan yang aman," kata Wang Ya'nan, pemimpin redaksi Majalah Aerospace Knowledge, dikutip dari Global Times, Senin (15/2).
Wang menambahkan bahwa pendaratan di Mars akan lebih sulit daripada di bulan karena tidak ada atmosfer yang mengganggu manuver pendaratan di bulan, tetapi lingkungan di Planet Merah jauh lebih rumit.
Lihat Juga :