AS Diprediksi Segera Kehilangan Dominasi Teknologi, Ini Alasannya

Sabtu, 13 Februari 2021 - 11:08 WIB
loading...
AS Diprediksi Segera...
Perusahaan chip AS memperingatkan, jika pemerintah gagal berinvestasi besar dalam manufaktur dan penelitian, Amerika Serikat akan kehilangan dominasi teknologinya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemerintah AS yang dipimpin Donald Trump marah besar karena perusahaan teknologi Amerika membiarkan China mengalahkan mereka hingga 5G. Namun inovasi teknologi tidak pernah murah. Baca juga: 90 Perusahaan Teknologi China Bergabung Bangun Industri Chipset Lokal

Pemerintah China banyak berinvestasi di perusahaan teknologinya. Ini mungkin salah satu alasan mengapa AS menghubungkan mereka dengan militer China.

Perusahaan chip Amerika memperingatkan bahwa jika pemerintah gagal berinvestasi besar-besaran dalam manufaktur dan penelitian, Amerika Serikat akan kehilangan dominasi teknologinya. Kepemimpinannya dalam teknologi utama juga akan berisiko.

Karena itu, American Semiconductor Industry Association (SIA) meminta Pemerintah AS mengambil "tindakan berani" dengan memberikan subsidi atau kredit pajak. Badan tersebut mengklaim bahwa mereka akan "membuat lebih banyak komponen yang mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, dan infrastruktur AS".

Kepala Unit Anggota SIA, seperti Broadcom, IBM, Intel, Nvidia, dan Qualcomm menuntut tindakan. Organisasi tersebut percaya bahwa subsidi dan insentif lain dari pemerintah lain memainkan peran kunci dalam meningkatkan pesaing global. Menurut mereka, perusahaan-perusahaan ini berada di puncak permainan mereka dalam teknologi seluler generasi berikutnya. Mereka berjuang dalam kecerdasan buatan, dan komputasi kuantuM sebenarnya. "Dominasi teknologi dan kepemimpinan Amerika Serikat sedang terancam," ucap mereka memperingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved