UEA: Pesawat Luar Angkasa Hope Masuki Orbit Planet Mars

Rabu, 10 Februari 2021 - 04:09 WIB
loading...
A A A
Space.com menyebutkan, pesawat ruang angkasa Hope membawa tiga instrumen yang memungkinkan para ilmuwan mempelajari cuaca di dekat permukaan Mars, hubungan antara berbagai lapisan atmosfer, dan bagaimana Mars kehilangan atmosfer ke luar angkasa. Para ilmuwan yang memimpin misi berharap data ini akan membantu mereka memahami, misalnya, bagaimana badai debu di permukaan Mars memengaruhi hilangnya atmosfer dan bagaimana sistem cuaca di seluruh dunia saling berhubungan.
UEA: Pesawat Luar Angkasa Hope Masuki Orbit Planet Mars

UEA telah melaju ke sektor luar angkasa, Hope diluncurkan lebih dari satu dekade setelah satelit pengorbit Bumi pertama di negara itu, DubaiSat 1, melakukannya. Bangsa ini telah mendorong eksplorasi ruang angkasa sebagai cara untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan untuk menopang ekonominya, yang sebagian besar dibangun di atas minyak.

Selain misi Hope, UEA merekrut astronot baru setelahnya, berencana untuk meluncurkan pendarat teknologi ke Bulan pada 2024, dan memiliki strategi Planet Merah selama seabad yang dijuluki Mars 2117, yang menggabungkan prioritas terestrial dan tujuan eksplorasi jangka panjang.

Penyisipan orbit Mars Hope adalah yang pertama dari tiga kedatangan Planet Merah bulan ini. Hari ini (10 Februari), misi Tianwen-1 China akan melakukan manuver yang sama. Penjelajah ini akan mencoba mendarat di Mars pada bulan Mei. Kemudian, penjelajah Perseverance NASA akan mencoba mendarat di dekat Kawah Jezero pada 18 Februari.

Ketiga pendatang itu mengakhiri perjalanan ke Mars yang dimulai pada bulan Juli, ketika ketiga pesawat ruang angkasa itu diluncurkan untuk memanfaatkan kesejajaran Mars dan Bumi yang membuat perjalanan itu paling mungkin. Baca juga: Viral, Ular Piton Berukuran Besar Berkeliaran di Pintu Air Petamburan
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Penelitian Temukan Fakta...
Penelitian Temukan Fakta Penerbangan ke Luar Angkasa Mengubah Posisi Otak
Ilmuwan Ingin Mempelajari...
Ilmuwan Ingin Mempelajari Proses Seksual di Luar Angkasa
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Rekomendasi
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
Zikir Singkat Pagi dan...
Zikir Singkat Pagi dan Sore Hari, Memiliki Keutamaan Luar Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved