Sampai Februari 2021, 2000 Lebih GeNose Sudah Dipesan

Selasa, 09 Februari 2021 - 23:26 WIB
loading...
Sampai Februari 2021,...
Ilustrasi penerapn Protokol Kesehatan. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Alat pendeteksi Covid-19 besutan para ahli UGM, yakni GeNose, hingga februari 2021 telah dipesan sebanyak ribuan unit.

Tim Penemu GeNose dari UGM Eko Fajar mengatakan, dari 3000 kapasitas yang mereka miliki, 2000 di antaranya telah dipesan banyak kalangan.

"Order yang sudah ada sampi sekarang ada 2000 lebih, alhamdulillah. Jadi bulan ini kami akan merilis 3000, masih ada sisa kapasitas," ujar Eko saat jumpa pers virtual, Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia

Para pembeli terdiri dari beragam latar belakang, tapi yang terbanyak berasal dari fasilitas kesehatan. Di posisi kedua adalah perkantoran, dan yang tidak terduga pemesan ternyata banyak dari pesantren.

"Ketiga terbanyak, cukup surprise ya, pesantren, karena mereka harus boarding nah itu banyak yang menanyakan kepada kami," ungkapnya.

Terkait sektor pariwisata, Eko menyebut, setelah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendapatkan hibah GeNose dari Kementerian Riset dan Teknologi, pesanan yang masuk akan semakin banyak.

"Terkait pariwisata habis ini setelah pak menteri mempromosikan insyallah makin masuk banyak," tuturnya.

Baru-baru ini satu alat GeNose yang dihibahkan tersebut akan dipasang di kantor Kemenparekraf yang berada di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

BACA JUGA - Menyebar di 28 Negara, Varian Afsel Bikin Vaksinasi COVID-19 Jadi Sia-Sia

Namun, Menparekraf Sandiaga Uno menyebut karya peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) juga akan dipasang di enam perguruan tinggi pariwisata, tiga badan otorita, dan satuan kerja lain.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
CIA Punya Bukti Covid-19...
CIA Punya Bukti Covid-19 Berasal dari Bocornya Laboratorium di China
Wuhan Resmi Bebas dari...
Wuhan Resmi Bebas dari Covid-19, Ini Datanya
China Tegaskan Tidak...
China Tegaskan Tidak Ada Penyakit Menular Baru setelah Covid-19
Sama-sama dari China,...
Sama-sama dari China, Ahli Pastikan HMPV Berbeda dengan Covid-19
Apa itu Virus HMPV yang...
Apa itu Virus HMPV yang Merebak di China, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilmuwan Ungkap Hewan...
Ilmuwan Ungkap Hewan Penyebar Pandemi ke Manusia Berikutnya
China Deteksi Keberadaan...
China Deteksi Keberadaan Kutu yang Menyebarkan Virus seperti Covid-19
Bakal Hancurkan Ekonomi...
Bakal Hancurkan Ekonomi Dunia, Virus Pengganti Covid-19 Diklaim Meletus 2025
Rekomendasi
Oxford United Coret...
Oxford United Coret Investor Indonesia, Masa Depan Marselino Ferdinan dan Ole Romeny Digoyang?
Korban Longsor di Jalan...
Korban Longsor di Jalan Raya Batu-Mojokerto Ditemukan Tewas
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9: Ancaman Pembongkaran Warung Peninggalan Gobang
Berita Terkini
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
3 jam yang lalu
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
6 jam yang lalu
5 Website yang Bisa...
5 Website yang Bisa Menjadi Sumber Cuan
8 jam yang lalu
AI Akan Gantikan Posisi...
AI Akan Gantikan Posisi 4 Ribu Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara
10 jam yang lalu
Teknologi Penerjemah...
Teknologi Penerjemah AI DeepSeek Bantu Misi Penyelamatan di Myanmar
10 jam yang lalu
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
13 jam yang lalu
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved